Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, pada Sabtu (8/11/2025) pukul 15.56 WIB. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Tarakan.
Dari laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan berbeda-beda di sejumlah wilayah:
Tarakan: Intensitas IV-V MMI, dirasakan hampir seluruh penduduk, beberapa orang terbangun, gerabah pecah, barang besar bergoyang, dan bandul lonceng sempat berhenti.
Tanjung Selor & Tana Tidung: Intensitas III-IV MMI, dirasakan sebagian orang di luar rumah dan banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, dinding berbunyi.
Tanjung Redep & Nunukan: Intensitas II-III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti truk melintas.
Hingga saat ini, BMKG menyatakan tidak ada laporan kerusakan akibat gempa.
Gempa hari ini merupakan susulan dari gempa utama berkekuatan magnitudo 4,8 yang mengguncang Tarakan pada Rabu (5/11/2025) pukul 17.37 WIB. BMKG mencatat gempa kali ini adalah aftershock kedelapan dari gempa utama.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali masuk ke dalamnya.
“Periksa kekokohan bangunan dan pastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan keselamatan sebelum memasuki rumah,” pesan BMKG.(da*)


