Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, secara resmi menyerahkan Sertifikat Hak Pakai kepada Menteri Luar Negeri, Sugiono, pada Kamis (6/11/2025).
Penyerahan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas aset negara, khususnya yang digunakan dalam mendukung kegiatan diplomasi dan hubungan luar negeri.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan sertifikat pemerintah atas nama Kementerian Luar Negeri. Semoga ini menjadi langkah positif bagi pengelolaan aset negara,” ujar Menteri Nusron di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Ia menambahkan bahwa sertifikat yang diserahkan ini hampir seluruhnya bebas konflik dan tidak ditempati oleh masyarakat, sehingga mempermudah proses legalisasi. Menurutnya, langkah ini juga mencerminkan sinergi yang baik antarinstansi dalam mengamankan aset negara serta memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN).
“Kami memastikan kepastian hukum atas aset BMN milik Kementerian Luar Negeri. Terima kasih atas penataan aset yang sudah dilakukan dengan rapi,” tambah Nusron.
Sertifikat tersebut mencakup tanah seluas 4.185 meter persegi yang terletak di Kecamatan Menteng, Kota Administratif Jakarta Pusat. Saat ini, bidang tanah tersebut resmi tercatat atas nama Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementerian Luar Negeri dengan status Hak Pakai dalam bentuk Sertifikat Elektronik, yang diterbitkan oleh Kementerian ATR/BPN pada Oktober 2025.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN dalam menyelesaikan proses sertifikasi ini.
“Setelah melalui rangkaian prosedur, alhamdulillah sertifikatnya sudah diterbitkan bulan Oktober lalu. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan penyertifikatan tanah milik negara,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Menteri Nusron didampingi sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, termasuk Inspektur Jenderal Pudji Prasetijanto Hadi, Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Manajemen Internal dan Transformasi Layanan Pertanahan Syarif Syahrial, serta beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Hadir pula Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Firman Ariefiansyah Singagerda, beserta jajaran pejabat terkait.(da*)


