![]() |
| Peserta rapat foto bersama. |
Padang Pariaman, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi melalui kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) dan Sosialisasi Anti Korupsi, Senin (27/10/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Padang Pariaman dengan tujuan memperkuat sistem pengawasan internal dan menumbuhkan kesadaran aparatur sipil negara (ASN) terhadap bahaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Acara dibuka Inspektur Daerah, Hendra Aswara, dihadir Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Inspektur, Sekretaris DPRD, Kepala OPD, dan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam laporannya, Sekretaris Inspektorat, Masri, menjelaskan Rakorwasda dan Sosialisasi Anti Korupsi ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai integritas dan budaya kerja bersih di kalangan ASN serta menyelaraskan langkah pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh tingkatan pemerintahan daerah.
Hendra Aswara menegaskan bahwa fungsi pengawasan internal bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi menjadi alat penting dalam mendorong perbaikan dan pencegahan.
“Pengawasan bukan hanya untuk menemukan kekeliruan, tetapi juga untuk mencegah penyimpangan, memperbaiki sistem, dan menumbuhkan budaya integritas di lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan harus dipandang sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kinerja yang optimal dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang dipercaya masyarakat.
“Pengawasan adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Pemerintah yang bersih akan melahirkan pelayanan publik yang berkualitas,” tambahnya.
Sebagai simbol komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi, acara ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas dan pemasangan Pin Anti Korupsi oleh seluruh peserta.
Langkah ini menjadi penegasan Pemkab Padang Pariaman berkomitmen penuh untuk menjadi contoh daerah yang berintegritas dan antikorupsi. (suger)


