![]() |
| Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, pada Gerak Cepat Ekspo Sumbar. |
Padang, Rakyatterkini.com — Semangat membangun ekonomi daerah menggelora di Hotel Truntum, Padang, saat Sumbar Ekspo 2025 resmi dibuka dengan tema “Gerak Cepat Ekspo Sumatera Barat.”
Acara yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat (Disperindag Sumbar) bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring perdagangan dan mendorong ekspor produk unggulan Sumbar ke pasar internasional.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Barat ke-80, menandai delapan dekade kiprah daerah ini dalam membangun perekonomian yang tangguh dan berdaya saing.
Kepala Dinas Perindag Provinsi Sumatera Barat, Novrial, menyampaikan Sumbar Ekspo 2025 diselenggarakan untuk mengakselerasi perdagangan daerah.
“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan HUT Provinsi Sumbar ke-80. Tujuan lainnya adalah untuk mendorong peningkatan ekonomi dari sisi perdagangan dengan cara mengeskalasi volume dan nilai ekspor Sumbar di masa mendatang,” ujar Novrial.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Sumbar Ekspo kali ini meliputi seminar, talk show, workshop, dan klinik ekspor, yang semuanya dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar lebih siap menembus pasar global.
Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap upaya peningkatan daya saing produk lokal.
“Sumbar Ekspo adalah wujud komitmen kita membuka ruang lebih luas bagi produk-produk unggulan Sumatera Barat untuk naik kelas. Kita punya potensi besar, dan inilah saatnya kita terhubung dengan pasar internasional,” katanya.
Mewakili Menteri Perdagangan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekspor nasional.
“Kementerian Perdagangan terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif agar para pelaku usaha bisa berkembang maju. Kita perlu membangun kolaborasi dan sinergitas agar produk dalam negeri bisa menjadi raja di negeri sendiri,” tegasnya.
Sebagai narasumber utama, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, mengajak para pelaku usaha untuk berani berinovasi dan memperluas kolaborasi ekonomi.
“Pemerintah daerah berharap para pedagang, pengusaha, dan pebisnis muda jangan takut memulai kolaborasi dan mencoba peluang ekonomi baru,” ungkap Mahyeldi.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat posisi UMKM:
“Kami terus berupaya agar produk-produk UMKM lokal bisa semakin maju dan menembus pasar ekspor. Melalui jejaring diaspora Minang, kita akan optimalkan potensi ekonomi Ranah dan Rantau.”
Mahyeldi berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan kerja sama ekspor lintas skala — mulai dari usaha kecil hingga nasional dan internasional.
Sebagai bagian dari acara, pameran produk UMKM lokal menampilkan lebih dari 200 booth peserta yang menampilkan berbagai produk kreatif, kuliner, dan kerajinan khas Sumatera Barat. Pameran ini menjadi etalase potensi ekonomi daerah sekaligus ajang memperluas jejaring bisnis antar pelaku usaha.
Dengan semangat “Gerak Cepat Ekspo Sumatera Barat,” acara ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai pihak dalam memperkuat ekonomi Sumatera Barat melalui ekspor dan peningkatan kualitas produk lokal.
Sumbar Ekspo 2025 bukan sekadar pameran, melainkan gerakan ekonomi bersama menuju Sumbar yang tangguh, kreatif, dan mendunia. (adpsb)


