Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat memberikan apresiasi tinggi kepada TP PKK Kabupaten Padang Pariaman atas keberhasilannya melampaui target nasional dalam pelaksanaan program Imunisasi Zero Dose.
Kegiatan monitoring dan evaluasi program tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bidang IV TP PKK Pusat, Ny. Syafriati Syafrizal, di Puskesmas Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Senin (27/10/2025).
Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, bersama jajaran, yang disambut oleh Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Azis, serta sejumlah pejabat dan kader PKK.
Dalam sambutannya, Ny. Syafriati Syafrizal menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas kerja keras seluruh pihak di Padang Pariaman.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa antara TP PKK, Dinas Kesehatan, dan para mitra lainnya. Kabupaten Padang Pariaman mampu melampaui target nasional 85 persen dengan capaian 87,3 persen. Ini prestasi yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, juga memberikan pujian atas kesigapan TP PKK Padang Pariaman di bawah kepemimpinan Ny. Nita Azis.
“Dalam waktu kurang dari empat bulan, capaian imunisasi meningkat signifikan. Ini bukti nyata bahwa semangat gotong royong dapat menghadirkan perubahan besar bagi kesehatan anak-anak kita,” ungkapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Azis, menegaskan bahwa gerakan Zero Dose bertujuan memastikan setiap anak di Padang Pariaman mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari layanan imunisasi,” tutur Nita.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader PKK, dasawisma, posyandu, bidan, dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan edukasi tentang pentingnya imunisasi dan menangkal hoaks kesehatan.
“Mari bersama wujudkan Padang Pariaman bebas Zero Dose, demi anak-anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ajaknya.
Berdasarkan laporan TP PKK Padang Pariaman, pelaksanaan imunisasi kejar dimulai pada 17 Juni 2025 melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi di Kecamatan Ulakan Tapakis. Dari target 4.229 anak sasaran, capaian awal sempat 0%. Namun berkat sosialisasi intensif selama Agustus–September, angka tersebut naik menjadi 5%.
Percepatan dilakukan pada Oktober melalui strategi door to door dan pemberian paket sembako di wilayah dengan capaian rendah. Hasilnya, pada 22 Oktober capaian meningkat menjadi 80,3%, dan hingga 26 Oktober 2025 telah mencapai 87,3% atau 3.517 anak, dengan 52,2% tercatat dalam aplikasi ASIK.
Capaian gemilang ini didukung sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), para kepala puskesmas, tokoh masyarakat, serta mitra kolaborasi seperti InJourney BIM dan Perumda Tirta Anai.
“Pemantauan kami lakukan secara berkelanjutan dan real time. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, Padang Pariaman berhasil melampaui target nasional,” tutup Ny. Nita Azis dengan haru.(rel/s)


