Notification

×

Iklan

Rudal Burevestnik Rusia Siap Masuk Operasional Militer

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:33 WIB Last Updated 2025-10-28T06:33:00Z

Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (26/10/2025) mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah Burevestnik, senjata bertenaga nuklir yang mampu membawa hulu ledak nuklir sekaligus dijalankan oleh reaktor mini nuklir.

Putin menyatakan rudal ini dirancang untuk sulit dideteksi dan dicegat oleh sistem pertahanan musuh, serta siap segera dimasukkan ke dalam operasional militer Rusia. Meskipun Putin tidak menyebut nama rudal secara langsung, Burevestnik telah diuji beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam video resmi Kremlin, terlihat Putin menerima laporan dari Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, bahwa rudal tersebut berhasil menempuh jarak 14.000 km pada uji coba Selasa pekan lalu.

Tentang Rudal Burevestnik
Dikenal di NATO sebagai SSC-X-9 Skyfall, Burevestnik menjadi salah satu senjata strategis paling misterius dan mengintimidasi, dengan kemampuan nuklir dan jangkauan hampir tak terbatas. Rudal ini dikembangkan oleh Biro Desain Mesin Reutov (NPO Mashinostroyenia) dan memiliki reaktor nuklir mini sebagai sumber tenaga, berbeda dari rudal konvensional yang menggunakan bahan bakar padat atau cair.

Teknologi ini memungkinkan Burevestnik terbang berhari-hari bahkan mengelilingi bumi sebelum mencapai target, sehingga sulit diprediksi dan dicegat. Putin pertama kali memperkenalkan proyek ini pada Maret 2018 sebagai “senjata tak terkalahkan” yang bisa menembus sistem pertahanan udara Amerika Serikat dan NATO.

Spesifikasi Teknis

Nama: Burevestnik (“Burung Storm Petrel”)

Kode NATO: SSC-X-9 Skyfall

Panjang: ±12 meter

Bobot: >7 ton

Propulsi: Reaktor nuklir mini + pendorong roket awal

Kecepatan: Subsonik tinggi (Mach 0,9–1,0)

Jangkauan: Hampir tak terbatas (>20.000 km)

Hulu ledak: Nuklir strategis megaton class

Navigasi: Inersial + GLONASS + Terrain Contour Matching (TERCOM)

Peluncur: Mobile launcher atau fasilitas bawah tanah

Keunggulan Strategis
Kekuatan utama Burevestnik terletak pada kemampuannya terbang rendah, mengubah arah secara acak, dan menyerang dari lintasan nontradisional. Hal ini membuat sistem pertahanan udara seperti THAAD, Aegis, atau Patriot sulit mencegatnya.

Risiko dan Kontroversi
Proyek ini tidak lepas dari risiko. Pada 2019, uji coba di Arkhangelsk mengalami kecelakaan serius yang menewaskan beberapa ilmuwan nuklir, akibat reaktor mini yang gagal stabil. Meski demikian, Rusia terus melanjutkan pengembangan, dan pada 2023 pengujian terbaru dinyatakan berhasil.

Burevestnik bukan sekadar rudal, melainkan simbol ambisi Rusia mempertahankan posisi sebagai kekuatan nuklir utama dunia, dengan kemampuan menyerang dari mana saja dan kapan saja, memperkuat doktrin deterrence absolut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update