Notification

×

Iklan

Program SPM Tingkatkan Hasil Panen Padi di Agam

Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:14 WIB Last Updated 2025-10-30T07:14:00Z

Plh Sekretaris Daerah Kab. Agam, Rahman, memberikan apresiasi

Kamang Magek, Rakyatterkini.com– Program Sawah Pokok Murah (SPM) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Agam kembali menunjukkan hasil yang membanggakan.

Hasil positif ini terlihat dalam kegiatan Field Day panen SPM yang digelar di Ladang Darek, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Rabu (29/10). Dari panen tersebut, ubinan padi tercatat mencapai 8,64 ton per hektar.

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan pola tanam konvensional yang hanya menghasilkan sekitar 6,8 ton per hektar dengan varietas padi Kuriak Kusuik.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Rahman, yang hadir mewakili Bupati Agam, memberikan apresiasi kepada para petani yang telah menerapkan inovasi melalui program SPM. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penerapan teknologi serta pola tanam modern mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Agam.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, berbagi pengalaman, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ujarnya.

Rahman menekankan bahwa panen bukanlah akhir dari proses pertanian, melainkan awal dari siklus berikutnya yang membutuhkan perencanaan matang dan kerja berkelanjutan. “Manfaatkan hasil panen ini secara bijak, dan terus tingkatkan produktivitas melalui penggunaan teknologi tepat guna, benih unggul, serta praktik pertanian ramah lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Faisal, salah seorang peserta Sekolah Lapang SPM, menyatakan dukungannya terhadap penerapan pola SPM. Menurutnya, program ini terbukti menekan biaya produksi sekaligus memberikan hasil lebih baik.

“Pada sepekan pertama SL SPM, air yang tersedia cukup, namun hasil panennya sangat memuaskan. Anakan padi lebih banyak dan lebih tahan terhadap kekeringan,” jelas Faisal.

Kegiatan Field Day ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara petani, penyuluh, akademisi, dan pemerintah daerah, guna mewujudkan sistem pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Agam.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update