Notification

×

Iklan

Jumlah Pemain Judol Melonjak, 51 Ribu ASN Terlibat

Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:44 WIB Last Updated 2025-10-31T04:44:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap perputaran dana judi online (judol) di Indonesia mencapai angka mencengangkan, yakni Rp976,8 triliun dalam periode 2017 hingga semester I 2025.

Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, menyampaikan nilai tersebut berasal dari sekitar 709 juta transaksi yang terdeteksi selama delapan tahun terakhir.

“Berdasarkan hasil analisis PPATK, total aliran dana judi online sejak 2017 hingga semester pertama 2025 sudah menembus Rp976,8 triliun, dengan jumlah transaksi lebih dari 709 juta,” ujar Danang dalam konferensi di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (30/10/2025).

PPATK juga menemukan lonjakan tajam jumlah pemain judi online. Dari 3,79 juta pemain pada 2023, jumlahnya meningkat drastis menjadi 9,78 juta di 2024. Dari total tersebut, sebanyak 51.611 pelaku diketahui merupakan aparatur sipil negara (ASN).

“Ironisnya, sebanyak 51.611 pemain yang teridentifikasi berasal dari kalangan ASN, baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Danang.

Untuk memperkuat penindakan, PPATK meluncurkan program bertajuk ‘Operasi Lebah Madu’ sebagai upaya memperketat pencegahan dan pemberantasan praktik judi online serta tindak pidana keuangan lainnya.

“Melalui Operasi Lebah Madu, kami memastikan data intelijen keuangan tidak hanya berhenti di meja analisis, tetapi benar-benar menjadi landasan kebijakan, penegakan hukum, serta penerapan disiplin ASN secara cepat dan efektif,” tegasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update