Notification

×

Iklan

Benni Warlis Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Inovasi Digital

Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:16 WIB Last Updated 2025-10-23T04:16:00Z

Bupati Agam, Benni Warlis, memimpin langsung upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025

Ampek Angkek, Rakyatterkini.com — Bupati Agam, Benni Warlis, memimpin langsung upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 sebagai inspektur upacara di Lapangan Bola Kaki Pitalo, Nagari Pasia, Kecamatan Ampek Angkek, Rabu (22/10).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua DPRD Agam H. Ilham LC, MA, jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Agam, serta para pimpinan pondok pesantren dan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Agam.

Dalam upacara tersebut, Bupati Benni Warlis membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang berisi ajakan untuk bersyukur kepada Allah SWT serta mengenang jasa para santri dan ulama yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.

“Tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri karena bertepatan dengan lahirnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari yang membangkitkan semangat perjuangan melawan penjajahan. Dari peristiwa itu kemudian lahir pertempuran heroik 10 November 1945 yang kini kita kenal sebagai Hari Pahlawan,” tutur Bupati.

Ia menambahkan, peringatan Hari Santri 2025 memiliki makna khusus karena menandai satu dekade penetapan Hari Santri sejak pertama kali dideklarasikan pada tahun 2015. Dalam kurun waktu tersebut, peran santri dan pesantren semakin kuat dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kepemimpinan nasional.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap kemajuan pesantren, antara lain melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, termasuk pengaturan mengenai Dana Abadi Pesantren.

Selain itu, ia mengapresiasi keterlibatan pesantren dalam berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis, yang menjadi wujud perhatian terhadap kesejahteraan para santri.

“Santri masa kini tidak cukup hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus memahami teknologi, sains, dan bahasa internasional. Dunia digital kini menjadi medan dakwah baru yang harus dikuasai,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Benni Warlis berpesan agar para santri terus menjadi pribadi berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing tinggi.

“Rawat tradisi pesantren, rangkul inovasi zaman, dan tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.

Upacara Hari Santri Nasional di Pitalo ditutup dengan penandatanganan deklarasi Pesantren Ramah Anak serta penyerahan tropi dan sertifikat kepada para pemenang lomba oleh Bupati Agam didampingi Ketua DPRD Agam dan unsur Forkopimda.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update