Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Warga Perumahan Abi Singgalang Batas Kota, Sungai Pinang, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, mendesak PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera memperbaiki dan memasang kembali alarm peringatan di perlintasan rel kereta api setempat. Alarm yang sebelumnya berfungsi kini dalam kondisi rusak dan tidak lagi berbunyi.
Kekhawatiran warga semakin besar karena perlintasan tersebut tidak dilengkapi palang pintu pengaman. Padahal, jalur itu merupakan akses utama masyarakat untuk keluar masuk perumahan dan kerap dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi.
Pantauan di lapangan pada Senin (25/8) memperlihatkan arus lalu lintas cukup ramai di simpang perlintasan. Warga tampak melintas rel hanya mengandalkan penglihatan dan pendengaran, tanpa adanya tanda peringatan maupun petugas penjaga.
“Kami takut terjadi kecelakaan karena alarm sudah lama mati, sementara palang pintu juga tidak ada,” ungkap Andi, seorang warga sekitar. Ia menambahkan, saat ini masyarakat benar-benar mengandalkan kewaspadaan pribadi setiap kali menyeberang.
Hal serupa disampaikan Joni, warga lainnya. Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan dari pihak terkait. “Kami khawatir jadi korban. Apalagi kabel alarm pun sudah dicuri orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Jalur kereta api di kawasan itu merupakan lintasan aktif yang dilewati kereta penumpang dan barang. Situasi menjadi semakin berisiko pada jam sibuk pagi dan sore hari ketika volume kendaraan meningkat.
Warga mengingat, alarm peringatan sempat berfungsi dengan baik, namun beberapa bulan terakhir mengalami kerusakan dan tidak kunjung diperbaiki. “Dulu masih ada bunyi alarm, jadi kami bisa bersiap. Sekarang sama sekali tidak ada tanda,” kata Andi.
Dengan kondisi ini, masyarakat berharap PT KAI segera mengambil langkah nyata, baik dengan memperbaiki alarm maupun menambahkan palang pintu atau menempatkan petugas penjaga di lokasi, agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir.(da*)


