Notification

×

Iklan

Trump Pecat Kepala DIA Jeffrey Kruse

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:15 WIB Last Updated 2025-08-23T07:15:00Z

Pentagon pecat kepala DIA gegara laporan soal serangan ke fasilitas nuklir Iran yang dinilai gagal 

Jakarta, Rakyatterkini.com– Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Jeffrey Kruse, Kepala Badan Intelijen Pertahanan (DIA).

Kruse, perwira senior Angkatan Udara AS, diberhentikan setelah mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa fasilitas nuklir Iran tidak hancur total akibat serangan militer AS pada 22 Juni lalu, bertentangan dengan pernyataan resmi Trump.

Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengonfirmasi bahwa Kruse tidak lagi menjabat sebagai direktur DIA. Namun, belum jelas apakah ia akan diberikan posisi lain di Angkatan Udara atau memilih pensiun.

Kruse merupakan pejabat senior Pentagon terbaru yang dicopot sejak Trump memimpin negara itu pada Januari lalu, sekaligus pejabat intelijen militer kedua yang diberhentikan. Sebelumnya, Timothy Haugh, Kepala Badan Keamanan Nasional (NSA), juga dicopot setelah mendapat kritikan dari seorang politisi sayap kanan dekat Trump yang menganut teori konspirasi.

Sumber kepada The New York Times pada Jumat (22/8/2025) menyebutkan, Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga memecat Kepala Cadangan Angkatan Laut Nancy Lacore serta perwira Navy SEAL yang memimpin Komando Perang Khusus Angkatan Laut, Jamie Sands. Pentagon tidak memberikan penjelasan resmi terkait alasan pencopotan ini.

Christine Bordine, Wakil Kruse, akan menjabat sebagai pelaksana tugas hingga pengganti Kruse disetujui oleh Senat.

Senator Demokrat dari Virginia, Mark Warner, yang juga anggota komite intelijen Senat, menilai pemecatan Kruse sangat mengkhawatirkan. Menurut Warner, Kruse memiliki karier panjang yang nonpartisan dan sangat dapat diandalkan.

“Pemecatan pejabat keamanan nasional senior lainnya menunjukkan kebiasaan berbahaya pemerintahan Trump, yang menilai intelijen berdasarkan loyalitas politik, bukan demi keamanan negara,” ujar Warner.

Dua pejabat Kongres menambahkan bahwa anggota parlemen baru menerima pemberitahuan tentang pemecatan Kruse pada Jumat kemarin. Alasan utama diberhentikannya adalah karena Hegseth kehilangan kepercayaan terhadap Kruse.

Beberapa hari setelah serangan militer AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran, DIA merilis laporan awal yang menyebut program nuklir Teheran hanya mengalami kemunduran selama beberapa bulan akibat serangan tersebut. Laporan ini menjadi sorotan media seperti CNN dan The New York Times, memicu reaksi keras dari Gedung Putih.

Tidak lama kemudian, Gedung Putih dan pejabat intelijen senior merilis laporan berbeda yang menilai operasi militer AS lebih berhasil dalam menekan program nuklir Iran.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update