Agam, Rakyatterkini.com – Pemerintah Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Eka Sakti (UNES) Padang, berhasil menghadirkan inovasi baru berupa produk sabun berbahan dasar beras.
Wali Nagari Garagahan, Darmalion, Jumat (22/8), menjelaskan bahwa wilayahnya didominasi oleh sektor pertanian. Sekitar 85 persen masyarakat setempat menggantungkan hidup dari hasil padi dan kelapa. Melihat potensi tersebut, pihak nagari berinisiatif mengolah sumber daya lokal agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
“Dengan adanya mahasiswa UNES yang tengah melaksanakan KKN di sini, kami bersama warga mencoba mengolah padi dan kelapa menjadi sabun. Alhamdulillah, setelah disosialisasikan, masyarakat bersama pelaku UMKM berhasil memproduksi sabun beras ini,” ungkap Darmalion.
Ia menambahkan, sabun beras tidak hanya sekadar inovasi, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Karena itu, ia berharap produk ini dapat terus dikembangkan oleh masyarakat maupun UMKM agar bisa menjadi penopang ekonomi nagari.
Inovasi tersebut bahkan sudah dipresentasikan langsung kepada Bupati Agam, Benni Warlis Dt Tan Batuah, saat kunjungannya ke Nagari Garagahan beberapa waktu lalu. Menurut Bupati, sabun beras ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh.
“Produk ini sangat prospektif, tetapi perlu dukungan dari dinas terkait agar mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasarannya bisa dilakukan secara profesional,” jelas Benni Warlis, dikutip dari AMC, Minggu (24/8/2025).
Selain sabun beras, Pemerintah Nagari Garagahan bersama mahasiswa UNES juga tengah menjajaki berbagai inovasi lain yang memanfaatkan kekayaan lokal, sehingga mampu memberi nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (da*)


