![]() |
| Festival Pacu Jalur. | Foto net |
Kuansing, Rakyatterkini.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuansing, Riau, dari beberapa OPD setempat khususnya pada moment pelaksanaan festival pacu jalur tahun 2025 yang tidak lama lagi akan digelar di Tepian Narosa Teluk Kuantan harus maksimal.
Capaian retrebusi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan, Dinas Kopdagrin dan Dinas Lingkungan Hidup pada event yang diperkirakan bakal diihadiri ratusan ribu pengunjung dari berbagai daerah bahkan manca negara itu, semestinya menunjukkan kinerja menggembirakan.
Sejatinya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing harus rutin melakukan sosialisasi, pendekatan persuasif hingga pengawasan dan penertiban administrasi untuk memastikan proses pemungutan retrebusi berjalan lancar, transparan dan akuntabel.
Selain mengelola retrebusi, Bapenda juga berperan dalam menyusun kebijakan terkait pendapatan daerah dan juga rencana strategis terhadap program kerja untuk meningkatkan PAD dari layanan dan fasilitas yang diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat.
"Ya, PAD pada event pacu jalur ini harus kita maksimalkan. Berbagai upaya dilakukan untuk pencapaiannya, termasuk fungsi pengawasan dilapangan oleh tim Bapenda nanti akan lebih intensif agar retrebusi berjalan lancar dan transparan," ucap Kepala Bapenda, Masrul Hakim.
Sementara Kadis Kopdagrin Kuansing, Delismartoni dimintai tanggapannya terkait hal diatas, ia mengaku optimis bahwa penerimaan retrebusi dari penyewaan lapak selama pelaksanaan festival pacu jalur dapat tercapai. Ia terus menggenjot PAD dari sektor perdagangan.
Dikatakan, target retrebusi perdagangan sebesar Rp1 miliar yang ditetapkan selama lima hari pergelaran festival tahunan bergengsi yang diagendakan bakal dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ini, diharapkan bisa terealisasi.
"Antusiasme pedagang menyewa lapak menjadi faktor utama keberhasilan ini. Beberapa mereka sudah menunjukkan semangat, sudah memboking dan membayar retrebusinya. Sesuai Perda, tarif lapak Rp200 ribu per meter, per hari," ujar Delismartoni kepada Rakyatterkini.com, Kamis (14/8/2025).
Begitupun Kadis Perhubungan, Hendri juga mengaku optimis capaian retrebusi darj parkir kendaraan roda dua dan roda empat selama festival digelar dapat menyumbang PAD maksimal. Kendati tidak memiliki target, tapi setidaknya ia optimis ada peningkatan dibanding tahun lalu.
"Festival pacu jalur tahun ini, mudah-mudahan ada peningkatan pendapatan retrebusi parkir dibanding tahun lalu sebesar Rp19 juta. Karena tahun ini tarif parkir harus sesuai Perda, baik itu parkir yang dikelola Dishub maupun yang dikelola warga yaitu roda dua Rp5 ribu dan roda empat Rp25 ribu," katanya. (hend)


