Notification

×

Iklan

Reses DPRD Bahas Pengembangan Geopark Sawahlunto

Jumat, 22 Agustus 2025 | 07:05 WIB Last Updated 2025-08-22T10:11:04Z

Anggota DPRD Kota Sawahlunto periode 2024–2029, Doni Asta dan Nico Adrian, melaksanakan reses.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Anggota DPRD Kota Sawahlunto periode 2024–2029, Doni Asta dan Nico Adrian, melaksanakan Reses Masa Sidang III di Desa Batu Tanjung dan Desa Tumpuk Tangah pada Selasa (19/8/2025). 

Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menggali potensi pengembangan pariwisata berbasis geopark.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan Geopark Nasional Sawahlunto. Tim Badan Pengelola Geopark, Fetra Ramadona, menuturkan bahwa sejumlah destinasi wisata Sawahlunto kini mulai dikenal luas dan perlu segera dikembangkan.

“Beberapa potensi wisata yang baru-baru ini ramai dibicarakan perlu mendapat dukungan. Misalnya, penguatan program desa wisata melalui event paralayang di Guguok Nan Godang, Desa Batu Tanjung, serta pemanfaatan Geomorfologi Sapan Badak yang memiliki panorama alam luar biasa. Selain itu, pengembangan SDM juga harus menjadi perhatian agar potensi ini bisa berkelanjutan,” ungkap Fetra.

Anggota DPRD Sawahlunto, Nico Adrian, menegaskan bahwa inti dari reses adalah mendengar suara masyarakat. Semua masukan akan dipetakan berdasarkan prioritas kebutuhan, lalu dimasukkan ke dalam perencanaan dan penganggaran APBD 2026.

“Semua aspirasi yang masuk akan kita dengar, disusun, lalu dianggarkan sesuai fungsi DPRD dalam hal budgeting. Tantangan terbesar adalah bagaimana desa-desa di Sawahlunto bisa menghadirkan keunikan dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan. 

Harapannya, program yang dijalankan benar-benar memberi dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Nico.

Sementara itu, Doni Asta menilai bahwa Sawahlunto memiliki kekayaan wisata alam dan sejarah yang sangat besar untuk dikelola secara berkelanjutan. Ia optimistis, jika potensi ini digarap serius, sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

“Kita memiliki banyak potensi, baik wisata alam maupun sejarah. Jika dikelola dengan tepat, pariwisata bisa menjadi motor utama perekonomian. Reses ini bukan sekadar forum politik, tapi juga wadah bagi masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan. 

Dengan keterlibatan warga, transparansi, serta dukungan teknologi, kegiatan reses bisa memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Reses kali ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, lembaga pengelola geopark, dan masyarakat. 

Dengan kolaborasi yang solid, pengembangan geowisata berbasis geopark diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik baru, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian lokal dan kualitas hidup masyarakat Sawahlunto. (Ris1)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update