Notification

×

Iklan

Produk Lokal Sawahlunto Ekspor ke Malaysia

Senin, 04 Agustus 2025 | 21:44 WIB Last Updated 2025-08-04T14:44:00Z

Panen madu galo-galo.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Usaha budidaya lebah tanpa sengat di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, kembali menorehkan prestasi gemilang. Produk unggulan lokal, “Madu Galo-Galo Cupiang”, berhasil menembus pasar ekspor ke Malaysia. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan pembinaan PT Bukit Asam (PTBA) melalui program Rumah BUMN.

“Awalnya kami hanya menjual untuk pasar lokal. Sekarang, alhamdulillah, produk kami sudah sampai ke Malaysia. Semua ini berkat bimbingan PTBA sejak tahun 2020, mulai dari pelatihan manajemen, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran internasional,” ungkap Hery Setiawan, pengelola Madu Cupiang, Senin (4/8).

Berbasis di Desa Santur, Kecamatan Barangin, usaha budidaya lebah kelulut ini menghasilkan madu berkualitas tinggi yang dikenal memiliki kandungan antioksidan serta berbagai manfaat kesehatan. Selain madu, mereka juga memproduksi berbagai olahan turunan seperti propolis, bee pollen, sabun alami, kopi propolis, hingga balsem herbal.

Dalam satu kali panen yang berlangsung sekitar satu setengah bulan, usaha ini mampu meraih omzet hingga Rp56 juta.

“Kami mengusung semangat 4G: Galo-Galo Go Global. Harapannya, produk kami bisa dikenal dunia,” tambah Hery optimis.

PTBA, melalui Rumah BUMN Sawahlunto, menilai pengembangan madu kelulut ini sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“UMKM seperti ini menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang tepat, pelaku usaha bisa mandiri, siap menembus pasar ekspor, dan tetap mengangkat potensi daerah,” kata Yulfaizon, General Manager PTBA Pertambangan Ombilin.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kegiatan ini juga berperan sebagai sarana edukasi lingkungan sekaligus memperkuat pemanfaatan hasil hutan bukan kayu bagi masyarakat setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update