Notification

×

Iklan

Kemenag Sawahlunto Gelar Monev Semester I di MTsN 1, Fokus Evaluasi Kinerja, Anggaran, dan Tata Persuratan

Senin, 04 Agustus 2025 | 22:00 WIB Last Updated 2025-08-04T15:00:00Z

Tim Monev Kakanmenag Sawahlunto.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Memperkuat kinerja lembaga dan memastikan akuntabilitas birokrasi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Semester I Tahun 2025 di MTsN 1 Sawahlunto, Senin (4/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi (Kasi) seperti Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Penyuluh Zakat dan Wakaf (Penzawa), serta jajaran struktural Kemenag Kota Sawahlunto lainnya.

Tiga aspek utama menjadi fokus dalam Monev kali ini, yang menjadi indikator kunci dalam penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenag.

Pada bidang pertama, evaluasi diarahkan kepada aspek kepegawaian, khususnya pelaksanaan cuti Aparatur Sipil Negara (ASN), tingkat kehadiran pegawai melalui sistem absensi, serta optimalisasi penggunaan aplikasi e-Kinerja.

"Kami ingin memastikan bahwa ASN Kemenag Sawahlunto tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga produktif secara sistem. Evaluasi terhadap e-Kinerja menjadi tolok ukur akuntabilitas individu," ungkap Kakanmenag Sawahlunto, Dedi Wanra kepada awak media. 

Bidang kedua menyentuh aspek pengelolaan anggaran, yang dinilai sangat penting dalam menjamin transparansi keuangan dan efektivitas pelaksanaan program. Evaluasi dilakukan terhadap pembagian tugas dalam struktur pengelolaan anggaran, capaian output, serta realisasi serapan.

Tidak hanya itu, implementasi sistem CMS (Cash Management System) yang merupakan sistem pembayaran non-tunai dan pelaporan pertanggungjawaban anggaran juga mendapat perhatian khusus.

"Kami juga memastikan sistem Cortex, yang digunakan untuk pelaporan perpajakan secara digital, berjalan optimal dan sesuai regulasi," ujarnya

Aspek ketiga yang tak kalah penting adalah sistem tata persuratan. Dalam era digitalisasi birokrasi, Kemenag Sawahlunto menyoroti penggunaan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), yang kini menjadi platform resmi persuratan dan manajemen dokumen di instansi pemerintah.

Implementasi SRIKANDI dinilai krusial sebagai upaya modernisasi layanan administrasi dan dokumentasi, sekaligus menjadi dasar sistem informasi kepegawaian yang lebih terintegrasi.

Monev ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk peningkatan kualitas layanan dan efisiensi birokrasi di lingkungan Kemenag Sawahlunto.

"Monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala agar kinerja satuan kerja semakin terarah, efektif, dan selaras dengan target yang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI," pungkas Kakanmenag. 

Dengan berlangsungnya kegiatan Monev ini, diharapkan setiap satuan kerja di bawah Kemenag Kota Sawahlunto semakin adaptif terhadap sistem digital, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta akuntabel dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. (Ris1)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update