Jakarta, Rakyatterkini.com – KPK Temukan Tiga Rekening Penampungan Dana Rp69 Miliar Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 di Kemenaker
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa tersangka dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, Irvian Bobby Mahendro (IBM), memiliki tiga rekening yang digunakan sebagai penampungan dana, dengan total nilai mencapai Rp69 miliar.
“Kalau tidak salah, ada tiga rekening. Salah satunya atas nama anggota keluarga, ada yang atas nama staf, dan satu rekening lainnya merupakan hasil pembelian,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (25/8).
Asep menambahkan, dugaan pembelian rekening muncul setelah tim penyidik memeriksa pemilik asli salah satu rekening. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pemilik rekening tersebut tidak memiliki hubungan keluarga atau kedekatan dengan Irvian Bobby. “Pemilik rekening sudah kami konfirmasi. Mereka tidak mengenal IBM dan bukan anggota keluarganya,” jelas Asep.
Menurut Asep, modus pembelian rekening umumnya dilakukan dengan meminta orang lain membuka rekening bank, kemudian diserahkan kepada pelaku dengan imbalan tertentu. Setelah itu, rekening tersebut digunakan sebagai saluran transaksi ilegal.
Kasus ini sebelumnya telah menjerat 11 orang sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait sertifikasi K3 di Kemenaker. Salah satunya adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang diduga menerima Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati dari Irvian Bobby. Akibat kasus ini, Presiden Prabowo Subianto langsung memberhentikan Immanuel dari jabatannya pada hari yang sama.
Berikut daftar 11 tersangka dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemenaker:
Irvian Bobby Mahendro (IBM) – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker (2022–2025)
Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja
Subhan (SB) – Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3
Anitasari Kusumawati (AK) – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja
Fahrurozi (FRZ) – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret–Agustus 2025)
Hery Sutanto (HS) – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
Sekarsari Kartika Putri (SKP) – Sub-Koordinator di Kemenaker
Supriadi (SUP) – Koordinator di Kemenaker
Temurila (TEM) – Pihak PT KEM Indonesia
Miki Mahfud (MM) – Pihak PT KEM Indonesia
Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) – Wakil Menteri Ketenagakerjaan.(da*)


