Notification

×

Iklan

Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Jadi Wakil Panglima TNI

Minggu, 10 Agustus 2025 | 23:35 WIB Last Updated 2025-08-10T16:35:00Z

Prabowo Subianto

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

Pelantikan ini menjadi catatan penting dalam sejarah TNI, karena Jenderal Tandyo adalah perwira tinggi bintang empat pertama yang menduduki jabatan Wakil Panglima TNI setelah posisi tersebut vakum lebih dari 20 tahun.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo menyematkan pangkat kehormatan kepada Letjen Tandyo yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Pengaktifan kembali jabatan Wakil Panglima TNI ini merupakan bagian dari penataan organisasi sesuai Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal Tandyo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dari kecabangan Infanteri (Kostrad). Ia dikenal memiliki rekam jejak gemilang di lingkungan TNI AD maupun Kementerian Pertahanan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa restrukturisasi TNI adalah langkah strategis untuk modernisasi dan penguatan sistem pertahanan negara. Selain menghidupkan kembali jabatan Wakil Panglima TNI, pemerintah juga melantik para komandan pasukan elite dan membentuk sejumlah organisasi baru di tiga matra TNI.

Beberapa perwira tinggi yang dikukuhkan antara lain:

* Letjen TNI Djon Afriandi sebagai Panglima Kopassus
* Letjen TNI (Mar) Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir
* Marsdya TNI Deny Muis sebagai Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat
* Marsdya TNI Andyawan Martono Putra sebagai Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas)

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga meresmikan pembentukan sejumlah satuan baru, di antaranya:

* 6 Komando Daerah Militer (Kodam)
* 14 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodal)
* 3 Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau)
* 1 Komando Operasi Udara
* 6 Grup Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
* 20 Brigade Teritorial Pembangunan
* 1 Brigade Infanteri Marinir
* 1 Resimen Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat)
* 100 Batalyon Teritorial Pembangunan
* 5 Batalyon Infanteri Marinir
* 5 Batalyon Komando Kopasgat

Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden yang disusul dentuman meriam, sebagai simbol pengukuhan kekuatan baru TNI di era kepemimpinan nasional yang baru.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update