Pasaman, Rakyatterkini.com – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat, memperkuat pengawasan terhadap peredaran beras oplosan di tengah masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Wakil Kepala Polres Pasaman, Kompol Budi Hendra, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim, Ipda Armen Nasir, menyampaikan bahwa pihak kepolisian rutin melakukan inspeksi mendadak ke grosir dan pengecer beras, baik di pasar tradisional maupun pertokoan. “Kami melaksanakan sidak di pusat-pusat distribusi beras untuk memastikan tidak ada beras oplosan yang beredar,” ujar Ipda Armen di Lubuk Sikaping, Kamis (29/8).
Ia menambahkan, pengawasan ini sejalan dengan arahan Kapolri dalam mendukung prioritas nasional, yakni penguatan ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Hingga saat ini, belum ditemukan kasus beras oplosan di Pasaman, karena daerah ini merupakan lumbung pangan dengan surplus beras,” jelasnya.
Selain personel Polres, pengawasan juga melibatkan jajaran Polsek untuk memantau wilayah masing-masing. Petugas tidak hanya memastikan kualitas beras, tetapi juga ketepatan takaran dan distribusi bahan pokok lainnya. “Kami ingin masyarakat terlindungi, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas bahan pangan,” tegasnya.
Ipda Armen juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan praktik pengoplosan beras. “Jika terbukti, pelaku akan ditindak tegas. Kami mengajak masyarakat tidak ragu untuk melapor,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pasaman, M. Dwi Richie, menegaskan bahwa stok beras di daerah itu dalam kondisi aman. “Alhamdulillah, Pasaman surplus beras, jadi ketersediaan pangan terjamin,” ujar Richie.
Richie juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan pangan berupa 530 ton beras medium ukuran 10 kilogram kepada 26.540 keluarga penerima manfaat. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Komisi IV DPR RI Cindy Monica, Perum Bulog Cabang Bukittinggi, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). “Kami berharap bantuan ini dapat semakin memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tuturnya. Ia menekankan bahwa Pemkab Pasaman berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.(da*)


