Painan, Rakyatterkini.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT PLN (Persero) melalui Komisaris Independen Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa menyelenggarakan serangkaian kegiatan kemanusiaan.
Bersama Executive Vice President Operasi Sistem Distribusi Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Barat Ajrun Karim, serta Manager UP3 Padang Dian Widiana Kuswara, mereka melakukan penyalaan simbolis Program Listrik untuk Desa (LUTD) dan menyalurkan bantuan sosial dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN di kawasan Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (8/8).
Penyalaan program serupa juga dilaksanakan di PLN ULP Sitiung pada Minggu (10/8), yang dihadiri oleh Manager UP3 Solok Hariani.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Srikandi PLN UID Sumbar ini menjadi bukti nyata dedikasi PLN dalam memberikan layanan listrik yang andal, menjangkau wilayah pelosok, sekaligus memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Program LUTD ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses energi bagi warga, sehingga setiap rumah tangga dapat menikmati listrik yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, YBM PLN UP3 Padang dan UP3 Solok juga turut menyalurkan bantuan kemanusiaan, antara lain 15 paket sembako untuk keluarga kurang mampu. Kehadiran listrik diharapkan benar-benar membawa perubahan signifikan, khususnya bagi masyarakat prasejahtera yang sebelumnya belum menikmati layanan energi layak.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Komisaris PLN sebagai wujud kepedulian sosial yang berjalan beriringan dengan misi pemerataan listrik.
“LUTD adalah bentuk komitmen PLN agar seluruh masyarakat memiliki akses listrik. Listrik membawa penerangan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ali Masykur Musa.
Ia menegaskan, kunjungan kerja ini memperkokoh prinsip KKD (Kreatif, Kerja Sama, dan Disiplin) sebagai fondasi utama untuk menjaga kualitas pelayanan, keandalan pasokan, dan pertumbuhan berkelanjutan demi kepuasan pelanggan di seluruh pelosok.
“Kalau ingin pekerjaan berjalan lancar dan perusahaan dimudahkan, mulai hari dengan doa. Lakukan hal-hal positif sejak bangun tidur,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, General Manager PLN UID Sumbar Ajrun Karim menuturkan bahwa program ini sejalan dengan visi PLN untuk pemerataan energi.
“Kami ingin semua masyarakat merasakan manfaat listrik yang handal. Dengan listrik, produktivitas meningkat, pendidikan berkembang, dan taraf hidup membaik,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya berupa pelayanan kelistrikan, tetapi juga aksi sosial nyata.
“Selain menyediakan listrik, kami ingin memberikan manfaat langsung melalui bantuan kemanusiaan YBM PLN,” ucap Ajrun.
Roslaini, penerima bantuan yang bekerja di salah satu rumah makan setempat, menyampaikan rasa syukur.
“Saya ibu tunggal dengan tiga anak, rumah kami belum layak, dan selama ini listrik disambung dari tetangga. Terima kasih PLN, semoga program ini membawa berkah,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Baharun, petani yang tinggal sendiri di Jorong Koto, Nagari Gunung Medang, Kabupaten Dharmasraya.
“Dulu malam hari gelap dan sulit beraktivitas. Sekarang, dengan adanya listrik, saya lebih nyaman dan produktif. Terima kasih PLN,” katanya dengan haru.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PLN menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra pembangunan yang menghadirkan terang, harapan, dan kepedulian bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.(da*)


