Padang, Rakyatterkini.com – Posisi klasemen musim lalu tidak akan menjadi patokan utama ketika Persib Bandung menjamu Semen Padang FC dalam laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (9/8/2025) ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh tantangan, meskipun Persib bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Musim lalu, Persib berhasil mengunci gelar juara dengan penampilan yang dominan, sementara Semen Padang harus puas menempati posisi ke-13 klasemen, hanya selisih dua poin dari zona degradasi. Namun, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa status juara musim sebelumnya tidak serta-merta menjamin hasil positif di pertandingan pembuka ini. “Laga pembuka selalu punya karakter tersendiri, penuh tekanan dan kejutan. Semen Padang kini tampil lebih kuat dan berbahaya dibanding musim lalu,” ungkap Hodak dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (8/8/2025).
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam tur pramusim mereka di Malaysia, Semen Padang menunjukkan peningkatan performa. Mereka berhasil mengalahkan Kuala Lumpur City FC dengan skor tipis 1-0, meski sebelumnya harus mengakui keunggulan Negeri Sembilan FC dengan skor 0-3. Hasil ini menunjukkan bahwa tim yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah tersebut tengah dalam proses perbaikan dan siap memberi perlawanan sengit.
Bojan Hodak menambahkan, meski Persib akan bermain dengan gaya menyerang agresif untuk meraih kemenangan di kandang, fokus utama para pemain adalah menjaga pertahanan agar tidak mudah kebobolan. “Kami harus tampil konsisten sejak menit pertama dan tetap waspada dengan serangan balik mereka. Target kami jelas, meraih tiga poin penuh,” tegasnya.
Sementara itu, kapten Persib, Marc Klok, mengungkapkan rasa antusiasme seluruh pemain, termasuk para pemain baru yang bergabung musim ini. “Kebersamaan dan kekompakan tim sudah terjalin dengan baik selama masa persiapan, termasuk saat kami menjalani latihan di Thailand selama dua minggu. Semua siap memberikan yang terbaik,” ujar Marc Klok.
Bek anyar Persib, Julio Cesar, yang direkrut untuk menggantikan posisi bek asing sebelumnya, juga menyatakan semangatnya menghadapi debut resmi di Liga Super Indonesia. “Saya sadar akan ekspektasi besar dari suporter dan klub, terutama karena saya menggantikan posisi Nick Kuipers dan Gustavo Franca. Kami juga menghadapi tantangan ganda musim ini dengan kompetisi Super League dan ACL Two. Tapi saya yakin dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami bisa meraih hasil positif,” kata Julio dengan penuh percaya diri.
Di sisi lain, Semen Padang FC juga melakukan pembenahan signifikan pada skuadnya. Pelatih Eduardo Almeida, yang kembali menangani tim, menyatakan optimisme tinggi dengan kehadiran sejumlah pemain baru yang memperkuat skuat Kabau Sirah. Ia kembali bekerja sama dengan bek Angelo Meneses, yang pernah menjadi rekan setimnya saat membawa Rans Nusantara FC meraih hasil mengejutkan dua musim lalu.
Selain itu, Semen Padang juga mendatangkan beberapa pemain berpengalaman seperti Ronaldo Kwateh, Irsyad Maulana, mantan winger Persib Ferdiansyah, serta Ripal Wahyudi yang pernah membela Arema FC. Kedatangan para pemain ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memberikan warna baru pada permainan tim.
“Dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, kami percaya bisa tampil lebih kompetitif. Kami juga sangat mengandalkan dukungan suporter untuk memberi motivasi tambahan bagi para pemain di lapangan,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Pertemuan antara Persib Bandung dan Semen Padang ini tentu menjadi salah satu pertandingan yang dinanti-nantikan di awal musim BRI Super League. Meski Persib memiliki reputasi sebagai juara bertahan dan bermain di kandang, semangat dan pembenahan yang dilakukan Semen Padang menjadikan laga ini sulit ditebak hasilnya. Kedua tim dipastikan akan mengerahkan kemampuan terbaik demi meraih hasil maksimal di laga perdana musim 2025/2026.(da*)


