Notification

×

Iklan

Perkuat Sinergi, Dinas Pendidikan dan DP Sumbar Bahas Masa Depan Pendidikan

Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:57 WIB Last Updated 2025-08-20T09:57:35Z

Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Sumbar usai membahas masa depan pendidikan.

Padang, Rakyatterkini.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat audiensi dengan Dewan Pendidikan (DP) Sumbar pada Rabu (20/8/2025), bertempat di ruang pertemuan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar. 

Audiensi ini merupakan pertemuan perdana sejak Dewan Pendidikan dikukuhkan oleh Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, pada 25 Juli 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius, memimpin langsung pertemuan tersebut, didampingi oleh Sekretaris Dinas Suryanto, para Kepala Bidang, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) wilayah I-VIII, serta Ketua MKKS Kota Padang. 

Dari pihak Dewan Pendidikan hadir 10 dari 13 anggota, termasuk Ketua DP Dr. Rahmawati, M.Pd dan Sekretaris Abinul Hakim, serta anggota, Alfaroki Martha, Amra Warda, Ardiles, Suindra, M.Khudri, Yeni Putri, Yuyu Mulyati dan Zainal Asril. 

Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi serta membangun kesepahaman antara Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan dalam menjalankan fungsi masing-masing demi kemajuan pendidikan di Sumatera Barat.

Barlius menyampaikan apresiasi atas semangat baru dari Dewan Pendidikan. “Kita sambut dengan kerja sama. Dewan Pendidikan sangat kita butuhkan sebagai mitra strategis dalam membangun pendidikan Sumbar,” ujar Barlius.

Ia menjelaskan Dinas Pendidikan Sumbar membawahi penyelenggaraan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB. Beberapa tantangan memang masih dihadapi, salah satunya adalah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahun menimbulkan persoalan. Namun, Barlius menyebut PPDB tahun 2025 berjalan dengan lancar berkat sistem online yang kini diterapkan secara ketat dan transparan.

“Selama ini kita lentur terhadap aturan. Sekarang, sistem sudah tersistem dan tidak bisa diutak-atik. Tidak ada lagi ‘main belakang’, semua by system,” tegasnya.

Ia menambahkan sistem PPDB online ini akan menjadi kebiasaan baru di masa depan, sebagaimana sistem seleksi perguruan tinggi nasional. “Tak ada lagi orang datang ke rumah Kadis untuk minta bantuan masuk sekolah,” jelasnya.

Barlius juga mengungkapkan ada wacana pembangunan gedung guru yang akan diperjuangkan bersama ke pemerintah pusat. “Kita siap usulkan dan perjuangkan agar segera terwujud,” katanya.

Terkait anggaran, Barlius menyebutkan Dinas Pendidikan telah menerima dana pusat sebesar Rp163 miliar. Dana ini terdiri dari Rp115 miliar untuk revitalisasi SMA, SMK, dan SLB, serta Rp48 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tiap sekolah akan menerima dana antara Rp1 hingga Rp6 miliar. “Kita sudah MOU dengan pusat. Ini bagian dari Program Unggulan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Soal Pergub terkait pungutan komite, Barlius menjelaskan masih dalam proses. “Sudah konsultasi ke Kemendikbud dan mendapat izin, tetapi masih menunggu dari Kemendagri. Sementara, iuran tetap dijalankan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Rahmawati, memperkenalkan anggota DP yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, praktisi, dan profesional. Ia menyampaikan kesiapan DP untuk menjembatani kepentingan masyarakat, dinas pendidikan, dan pemerintah daerah.

“Sejak dikukuhkan bulan lalu, kami sudah menggelar empat kali pertemuan, difasilitasi oleh beberapa sekolah. Alhamdulillah, sudah mulai menghasilkan produk kerja,” ujar Rahmawati yang juga menjabat sebagai Pembantu Dekan di UIN Imam Bonjol Padang.

Diskusi berkembang dinamis, dengan sejumlah anggota DP menyampaikan pandangan dan masukan. M. Khudri, yang membidangi Kerja Sama dan Publikasi, menyatakan kesiapan DP menjadi penghubung antara Dinas Pendidikan dengan pihak eksekutif dan legislatif.

“Kami mendukung penuh rencana pembangunan gedung guru. Jika sudah berdiri, bisa dibentuk lembaga khusus di bawah Dinas untuk mengelolanya,” ujarnya.

Suindra menambahkan DP adalah mitra yang sejalan dengan Dinas Pendidikan, siap memberi masukan, kritik, dan saran. Ia juga mendorong pembangunan sekolah unggulan sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di Sumbar.

Anggota lainnya, Amra Warda, mengusulkan pengembangan muatan lokal di sekolah-sekolah. Sedangkan Sekretaris DP, Abinul Hakim, menegaskan bahwa Dewan akan mendukung kebijakan Dinas selama sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Suryanto, menutup pertemuan dengan menyatakan bahwa seluruh masukan dari Dewan Pendidikan sangat bermanfaat dalam memperkuat kinerja Dinas ke depan. (MK)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update