Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pelayanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap berjalan normal meski Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pelayanan K3 tetap beroperasi seperti biasa,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/8). Ia menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengambil sejumlah langkah perbaikan, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga penerapan pakta integritas yang lebih ketat.
Menaker juga menyampaikan keprihatinannya terkait tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia. Oleh karena itu, percepatan dan peningkatan kualitas layanan K3 menjadi fokus utama. “Saya selalu menekankan pentingnya pembenahan proses layanan, terutama K3. Angka kecelakaan kerja masih cukup tinggi, sehingga kami terus mendorong perbaikan dan percepatan layanan,” ujarnya.
Dalam proses sertifikasi K3, pemerintah bekerja sama dengan sektor swasta melalui Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3). Yassierli menegaskan pihaknya tidak akan segan menindak mitra yang tidak menunjukkan komitmen integritas. “PJK3 yang belum memperbarui pakta integritas, izinnya akan kami tahan sementara,” tegasnya.
Hingga saat ini, Kemnaker telah menggandeng hampir seribu PJK3 dalam penandatanganan pakta integritas untuk mencegah praktik suap, pemerasan, atau gratifikasi. Menaker juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan bila menemukan pelanggaran. “Perbaikan sistem memerlukan proses panjang dan konsistensi. Ini menjadi pekerjaan rumah kami ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, KPK menyampaikan bahwa 14 orang telah diamankan dalam OTT yang menjerat Wamenaker Immanuel Ebenezer. “Sampai saat ini, jumlah yang diamankan ada 14 orang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Namun, identitas pihak yang ditangkap dan barang bukti yang disita belum dirinci. “Nama-nama, barang bukti, dan konstruksi perkara akan segera kami sampaikan,” pungkasnya.(da*)


