Notification

×

Iklan

Pasbar Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir

Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:30 WIB Last Updated 2025-08-07T12:30:00Z

Ilustrasi

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, terus memperkuat langkah mitigasi bencana di kawasan pesisir sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi gempa bumi dan tsunami.

“Kami saat ini sedang mengadakan rapat koordinasi bersama TNI dan Basarnas untuk mempersiapkan kegiatan sosialisasi di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, di Simpang Empat, Rabu (6/8).

Menurutnya, kegiatan sosialisasi mengenai mitigasi bencana akan terus diperluas, baik kepada Kelompok Siaga Bencana (KSB) maupun masyarakat umum.

“Hingga saat ini, kami telah melaksanakan 14 kali sosialisasi kepada KSB dan tiga kali kepada masyarakat. Kegiatan ini akan terus kami lanjutkan ke seluruh 19 nagari yang ada di Pasaman Barat agar masyarakat semakin tanggap terhadap ancaman bencana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zulkarnain menyampaikan bahwa Pemkab Pasaman Barat mendorong setiap nagari untuk menyusun regulasi terkait mitigasi bencana, dengan mengacu pada Permendes Nomor 71 Tahun 2021 tentang Penanganan Bencana Skala Lokal di Desa.

“Setiap nagari diharapkan dapat mengalokasikan anggaran mitigasi sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing. Tujuannya adalah membentuk nagari tangguh bencana yang memiliki sumber daya manusia andal melalui penguatan KSB,” katanya.

Anggaran nagari tersebut, lanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pengadaan alat pelindung diri, tenda, perahu evakuasi, hingga pelaksanaan simulasi dan edukasi kebencanaan lainnya.

Zulkarnain juga mengingatkan bahwa Pasaman Barat memiliki sejumlah sungai besar yang berpotensi menimbulkan banjir saat musim hujan tiba.

“Sungai Batang Pasaman di Kecamatan Pasaman, Batang Sikabau dan Batang Bayang di Lembah Melintang, Batang Batahan di Ranah Batahan, serta Anak Air Haji di Sungai Aur sering meluap saat curah hujan tinggi dan membanjiri permukiman,” paparnya.

Selain banjir, wilayah Pasaman Barat juga rawan bencana lain seperti longsor di daerah perbukitan Kecamatan Talamau serta abrasi pantai di kawasan pesisir Sasak.

“Menghadapi kondisi cuaca yang tak menentu seperti sekarang, kami mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir, longsor, dan abrasi untuk selalu waspada. Jika situasi mendesak, segera lakukan evakuasi mandiri demi keselamatan,” tutupnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update