Notification

×

Iklan

Pasaman Barat Rugi Rp2 Miliar Akibat Bencana

Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:37 WIB Last Updated 2025-08-27T13:39:02Z

Ilustrasi

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat kerugian akibat berbagai bencana alam dan nonalam selama periode Januari hingga Agustus 2025 mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Sekretaris BPBD Pasaman Barat, Gustrizal, menyampaikan, bencana-bencana tersebut menelan empat korban jiwa, melukai tujuh orang, dan menyelamatkan 19 lainnya. “Beragam bencana yang terjadi meliputi kebakaran, kapal tenggelam akibat badai, orang terseret ombak, angin kencang atau pohon tumbang, serangan buaya, serangan hewan buas lainnya, dan badai,” ujarnya di Simpang Empat, Kamis (28/8).

Rinciannya sebagai berikut:

Kebakaran: 7 kasus

Kapal tenggelam akibat badai: 1 kasus
Orang terseret ombak: 1 kasus
Angin kencang/pohon tumbang: 9 kasus
Serangan buaya: 2 kasus
Serangan hewan buas lainnya: 2 kasus

Badai: 2 kasus

Dampak kerusakan yang tercatat antara lain:

8 rumah rusak berat
1 rumah rusak sedang
1 rumah rusak ringan
2 ruas jalan rusak
3 areal perkebunan terdampak

Gustrizal menegaskan, kondisi geografis Pasaman Barat yang beragam—mulai dari pegunungan, perbukitan, dataran rendah, hingga garis pantai—menjadikan wilayah ini rawan bencana. “Banjir, longsor, gempa bumi, abrasi, angin kencang, badai, hingga puting beliung adalah bencana yang paling sering terjadi di daerah ini,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD meningkatkan penguatan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di seluruh 90 nagari. Sosialisasi dan edukasi bencana juga terus digalakkan, terutama di wilayah pesisir yang sangat rentan terhadap cuaca ekstrem.

Selain itu, BPBD aktif memantau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, menyiagakan personel dan peralatan, serta berkoordinasi dengan Dinas PUPR. “Begitu ada laporan banjir, tim kami langsung diterjunkan ke lapangan,” pungkas Gustrizal.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update