Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang Panjang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra resmi meresmikan Program Satu Rumah Satu Hafiz.
Peluncuran berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (19/8/2025) dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta hafiz Al-Qur’an.
Program ini menjadi salah satu dari 33 program prioritas Hendri–Allex yang berfokus pada penguatan nilai keagamaan dan pendidikan karakter. Tujuannya tidak hanya melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Wali Kota Hendri Arnis menekankan bahwa program ini sangat penting di tengah derasnya arus globalisasi.
“Dengan hadirnya hafiz dan hafizah di setiap rumah, kita ingin melahirkan keluarga Qur’ani yang berkarakter kuat, berakar pada nilai agama dan budaya, sekaligus siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi memerlukan dukungan penuh masyarakat.
“Kesuksesan Satu Rumah Satu Hafiz merupakan tanggung jawab bersama: pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan terutama para orang tua,” tegasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang Panjang, Mukhlis M, menyambut baik langkah Pemko tersebut. Menurutnya, dukungan keluarga memegang peran penting dalam mendampingi anak-anak menghafal Al-Qur’an.
“Pemerintah telah menyediakan fasilitas, mulai dari tempat belajar hingga guru pendamping. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk melahirkan generasi emas cinta Al-Qur’an,” ungkap Mukhlis.
Sebagai bentuk dukungan, Kemenag menyerahkan 32 mushaf Al-Qur’an bagi peserta awal program. “Mari seayun selangkah membumikan Al-Qur’an di Padang Panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Sonny Budaya Putra, menilai program ini tidak sekadar prioritas, tetapi juga fondasi penting dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia.
Peluncuran program berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, pimpinan OPD, camat, lurah, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta hafiz Al-Qur’an.
Dengan lahirnya program ini, Padang Panjang menegaskan komitmennya sebagai kota religius yang tidak hanya dikenal dengan julukan “Serambi Mekah-nya Sumatera Barat”, tetapi juga sebagai pelopor dalam mencetak generasi Qur’ani berdaya saing di masa depan. (Ris1)


