Notification

×

Iklan

Padang 356 Tahun: Dari Warisan Sejarah Menuju Panggung Dunia

Kamis, 07 Agustus 2025 | 16:58 WIB Last Updated 2025-08-08T08:16:18Z

Walikota Padang, Fadly Amran, bersama Ketua DPRD, Muharlion, dampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.

Padang, Rakyatterkini.com - Kota Padang genap berusia 356 tahun. Dalam perayaan hari jadinya tahun ini, hendaknya menjadi ajang refleksi atas capaian pembangun. 

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa kota yang dikenal dengan kelezatan kulinernya itu terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Momen ini menjadi ajang refleksi sekaligus kesempatan untuk menegaskan arah pembangunan ke depan.

Mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City” dengan slogan “Rasa yang Mengikat, Warisan yang Menghidupkan”, Padang menargetkan diri menjadi bagian dari jaringan kota kreatif dunia UNESCO dalam kategori gastronomi. 

Menurut Fadly, ini bukan sekadar branding, tetapi strategi untuk mengangkat potensi kuliner lokal ke panggung internasional.

Peringatan HUT yang digelar dalam sidang paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (7/8/2025), turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, unsur Forkopimda, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya.

Salah satu langkah konkret menuju kota gastronomi adalah revitalisasi Kawasan Kota Tua Padang, yang akan dijadikan pusat budaya, kuliner, dan pariwisata. Komitmen ini juga diperkuat dengan kepercayaan Padang sebagai tuan rumah Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN), yang akan dihadiri 250 kota kreatif dari seluruh Indonesia.

Paripurna DPRD dalam perayaan HUT Kota Padang ke-356 Tahun.

Dalam pemaparannya, Fadly menyebut sejumlah capaian pembangunan. Ekonomi Padang berhasil bangkit dari kontraksi -1,86 persen di masa pandemi 2021 menjadi tumbuh 4,65 persen pada 2024. Angka kemiskinan pun menurun menjadi 4,06 persen, dengan kemiskinan ekstrem tercatat nol persen.

Kota Padang juga mencatat pencapaian tertinggi di Sumatera Barat dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencapai 84,38, melampaui rata-rata nasional. Program unggulan seperti BPJS Kesehatan gratis untuk lebih dari 23 ribu warga serta beasiswa “Kartu Padang Juara” untuk program double degree ke luar negeri menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesejahteraan dan pendidikan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif. Ia menyoroti tantangan urbanisasi, pencemaran lingkungan, serta banjir yang masih kerap melanda kota. Ia mendorong agar perencanaan pengendalian banjir disusun secara menyeluruh, di samping peningkatan layanan pengelolaan sampah serta penanganan isu sosial seperti narkoba dan tawuran.

Muharlion juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang saat ini baru berkontribusi sekitar 29 persen terhadap total anggaran. 

Menurutnya, potensi PAD masih besar dan perlu digali lebih maksimal untuk mendukung pembangunan kota secara mandiri.

Peringatan HUT Padang ini juga mengingatkan kembali pada sejarah perjuangan rakyat Pauh dan Koto Tangah melawan penjajah Belanda di Muaro Padang pada 7 Agustus 1669. Semangat juang inilah yang diharapkan bisa menjadi inspirasi seluruh warga untuk terus berkontribusi membangun kota.

Keberagaman budaya, suku, dan agama yang dimiliki Padang disebut sebagai kekuatan utama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan toleran. Dengan semangat kolaborasi dan visi besar ke depan, Padang diharapkan terus melangkah sebagai kota maju, sejahtera, dan dikenal dunia. (adv)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update