Notification

×

Iklan

Mitigasi Bencana, Sumbar Minta Tambahan EWS dari BNPB

Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:01 WIB Last Updated 2025-08-03T09:01:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan permintaan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menambah sistem peringatan dini (early warning system/EWS) guna memperkuat upaya mitigasi terhadap ancaman banjir lahar dingin Gunung Marapi.

“Usulan penambahan EWS sudah kami sampaikan, dan pihak BNPB telah melakukan survei lokasi. Harapannya, pemasangan tambahan sistem ini bisa segera direalisasikan pada tahap kedua,” ujar Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Ilham Wahab, di Padang, Sabtu (3/8).

Ilham menjelaskan bahwa EWS direncanakan akan dipasang di seluruh sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi. Dari total 27 aliran sungai, saat ini baru empat yang telah dilengkapi dengan perangkat EWS, seperti sensor tinggi muka air, alat pengukur curah hujan, dan kamera pengawas (CCTV). Selain itu, BNPB juga telah memasang 26 unit sirene peringatan.

Dengan demikian, masih terdapat 23 sungai lain yang belum memiliki sistem peringatan dini. Padahal, sungai-sungai tersebut dianggap memiliki potensi tinggi dilalui aliran banjir lahar dingin, sehingga memerlukan perhatian dan penanganan segera.

“Saat ini, ada enam unit EWS yang telah dipasang BNPB di empat sungai utama. Alat-alat tersebut telah berfungsi dengan baik, dan data dari sensor serta CCTV dapat dipantau secara langsung oleh BPBD di Kabupaten Agam dan Tanah Datar,” tambah Ilham.

Sebagai latar belakang, banjir lahar dingin yang menerjang wilayah sekitar Gunung Marapi pada 11 Mei 2024, berbarengan dengan banjir bandang dari Gunung Singgalang, menelan korban jiwa sebanyak 63 orang. Selain itu, 10 orang masih dinyatakan hilang, puluhan lainnya mengalami luka-luka, dan kerusakan parah melanda pemukiman serta infrastruktur warga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update