Padang, Rakyatterkini.com – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan kunjungan ke PT Semen Padang pada Jumat lalu untuk meninjau pengembangan destinasi wisata dan inovasi produk perusahaan.
Dalam kunjungan tersebut, Maigus meninjau dua lokasi, yakni Geosite Gua Kelelawar Padayo dan Rumah Contoh Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK). Turut mendampingi dalam kunjungan ini antara lain Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris; Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Sani; Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati; Plt Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman; Lurah Indarung, Hamdi Yudistira; serta pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cagar Alam Padayo.
Saat meninjau Geosite Gua Kelelawar Padayo untuk pertama kalinya, Maigus mengaku terkesan dengan keindahan alamnya. Ia menilai lokasi tersebut berpotensi menjadi ikon wisata baru Kota Padang. “Pesonanya luar biasa. Gua ini adalah anugerah yang harus disyukuri. Jika berkunjung ke Padang tapi tidak ke sini, pasti rugi,” ungkapnya.
Maigus juga memberikan apresiasi terhadap dukungan konsisten PT Semen Padang dalam pengembangan Geosite Gua Kelelawar Padayo. Ia berharap destinasi ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di Lubuk Kilangan. “Kami sangat menghargai peran PT Semen Padang. Pemerintah Kota Padang pun melalui program Jelajah Padang terus membenahi destinasi wisata dan kuliner. Pengembangan Gua Kelelawar Padayo akan terus didorong agar semakin ramai dikunjungi wisatawan,” katanya.
Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Rumah Contoh SEPABLOCK. Maigus menilai produk inovasi PT Semen Padang ini ramah lingkungan, efisien, dan tahan gempa, sangat cocok untuk kondisi Kota Padang yang rawan guncangan. “Dari sisi struktur, SEPABLOCK aman, nyaman, dan hemat biaya. Waktu pembangunan juga lebih cepat. Saya mengimbau masyarakat, pengembang, dan pelaku usaha untuk memanfaatkan produk dalam negeri ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Departemen Hukum & Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Wali Kota. Menurutnya, dukungan Pemko Padang terhadap Geosite Gua Kelelawar Padayo dan SEPABLOCK sangat berarti bagi masyarakat maupun perusahaan. “Pengembangan Geosite ini selaras dengan prinsip triple bottom line PT Semen Padang: people, planet, profit. Selain memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan ekonomi Lubuk Kilangan, inovasi SEPABLOCK mendukung target pembangunan rumah nasional,” ujarnya.
Geosite Gua Kelelawar Padayo dibangun dengan anggaran Rp504 juta dan dibuka untuk umum sejak peresmiannya oleh Wali Kota Padang pada 12 Mei 2024. Sementara SEPABLOCK merupakan produk penelitian terapan dengan sistem interlock antarbalok, mirip lego. Produk ini terbukti efisien, mudah dipasang, mempercepat durasi pembangunan, hemat bahan, serta tahan gempa.
Win menambahkan, pengembangan Geosite Gua Kelelawar Padayo dan inovasi SEPABLOCK sejalan dengan Asta Cita Presiden, yang menekankan ketahanan ekonomi, pembangunan infrastruktur andal, serta lingkungan hidup berkelanjutan. Dukungan ini juga selaras dengan program unggulan Pemko Padang, Jelajah Padang, dan program pemerintah Provinsi Sumbar di bidang pariwisata serta penguatan ekonomi masyarakat, semuanya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.(da*)


