Notification

×

Iklan

Mahyeldi Dorong Digitalisasi Pajak Daerah di Sumbar

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 00:02 WIB Last Updated 2025-08-15T17:02:00Z

Pengundian hadiah umroh untuk wajib pajak di Sumbar. 


Padang, Rakyatterkini.com – Empat wajib pajak beruntung berhasil membawa pulang hadiah paket perjalanan umrah, ditambah 50 doorprize menarik lainnya, dalam acara Gebyar Pajak dan High Level Meeting yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang disiplin membayar pajak sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di Sumbar.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa penerapan digitalisasi pada sistem pengelolaan pajak daerah sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup besar, sedangkan kapasitas fiskal daerah terbatas. Kita tidak bisa lagi bertahan dengan metode manual yang lambat dan rawan ketidakteraturan,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, penerapan sistem pajak modern yang terintegrasi dan efisien dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak, mengurangi beban administrasi, serta meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, keberhasilan transformasi digital memerlukan kolaborasi dari pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, sektor perbankan, hingga partisipasi aktif masyarakat. Saat ini, pajak daerah—terutama Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)—masih menjadi penyumbang terbesar PAD Sumbar.

Pemerintah provinsi juga memberikan stimulus berupa program pemutihan PKB, yang sejak 25 Juni 2025 telah menghapus tunggakan lebih dari 106 ribu kendaraan dan menambah pemasukan sebesar Rp46,28 miliar.

Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon, menilai tantangan terbesar dalam pengelolaan pajak tidak hanya pada potensi yang belum tergali, tetapi juga masih digunakannya sistem konvensional.

Acara *High Level Meeting* ini menjadi ajang koordinasi lintas sektor untuk membahas integrasi data, penguatan infrastruktur digital, serta penyelarasan regulasi.

Ketua DPD Provinsi Sumbar, Muhidi, menekankan bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong modern yang berperan penting dalam membangun daerah.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol M Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa PKB adalah sumber PAD strategis yang dapat dimaksimalkan melalui penerapan sistem digital.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada instansi dan perangkat daerah yang dinilai berprestasi dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Danrem 032/Wirabraja Bukit Barisan, para bupati dan wali kota se-Sumbar, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumbar, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Direktur Utama Bank Nagari, Kepala Kanwil DJP Sumbar, Kepala Kanwil DJPb Sumbar, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Sumbar, Kepala OPD Provinsi, serta Direktur Utama Jamkrida Sumbar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update