Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Seluruh korban serangan anjing liar yang terjadi pada Rabu dan Kamis (20–21/8) di Kabupaten Padang Pariaman kini telah dinyatakan pulih. Setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, kondisi mereka berangsur membaik dan sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, drh. Devi Yanti, menegaskan bahwa penanganan medis dilakukan segera untuk mencegah penularan rabies. Seluruh korban gigitan telah diberikan vaksin rabies serta pengobatan luka. “Alhamdulillah, kondisi para korban sudah sehat. Vaksin telah diberikan dan mereka sudah kembali ke rumah,” ujarnya, Jumat (22/8).
Devi Yanti juga meluruskan jumlah korban yang sempat simpang siur. Jika sebelumnya dilaporkan ada 11 orang, data resmi menunjukkan korban berjumlah 10 orang. Delapan orang digigit pada Rabu, sedangkan dua lainnya diserang anjing yang sama di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam pada Kamis.
Meski para korban telah pulih, Devi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman anjing liar yang populasinya diperkirakan mencapai belasan ribu ekor di Padang Pariaman. Ia juga mengajak warga ikut serta dalam upaya pemberantasan. “Kami berharap masyarakat bisa berperan aktif mengurangi populasi anjing liar ini,” tambahnya.
Sebelumnya, serangan anjing liar membuat geger warga Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. Awalnya seekor anjing berwarna kuning menyerang seorang pelajar bernama Wili (18) pada Rabu (20/8) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Wili langsung dilarikan ke Puskesmas Anduriang untuk mendapatkan perawatan.
Namun, insiden tak berhenti di situ. Hingga malam, jumlah korban terus bertambah hingga mencapai belasan orang. Kapolsek 2x11 Kayu Tanam, Iptu Deni Kurniawan, menyebutkan korban rata-rata anak-anak, bahkan ada yang mengalami luka cukup serius. Salah satunya Jafri Jon (52) yang harus menjalani operasi akibat jari telunjuknya putus.
“Semua korban sudah ditangani, baik di Puskesmas Sicincin maupun RSUD Padang Pariaman. Untuk korban dengan luka parah masih menjalani perawatan intensif,” jelas Kapolsek, Kamis (21/8) malam.
Hingga kini, anjing liar yang menyerang warga tersebut belum ditemukan. Sebagai langkah antisipasi, Polsek bersama dinas terkait menggelar vaksinasi rabies pada hewan ternak milik warga di tiga lokasi, yakni Jorong Sakayan Paku, Laga-laga Balai Jumat, dan Pos Ronda Jorong Cubadak. Program ini dilakukan guna mencegah penyebaran rabies di wilayah tersebut.(da*)


