Notification

×

Iklan

Komdigi Matangkan NSPK Relasi Media, Pastikan Jurnalisme Lokal Berkualitas

Jumat, 08 Agustus 2025 | 11:55 WIB Last Updated 2025-08-08T04:55:00Z

Diskusi Publik Komdigi dengan Kominfo Wilayah Barat.

Padang, Rakyatterkini.com - Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) menggencarkan penguatan ekosistem media lokal dengan menggelar konsultasi publik draf Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Relasi Media Wilayah Barat di Padang, Kamis (7/8/2025) di Hotel Santika Primere Padang. 

Langkah ini diharapkan menjadi pijakan kerja sama pemerintah–media yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas jurnalisme daerah.

Konsultasi publik ini bertujuan menjaring masukan, saran, dan tanggapan konstruktif dari berbagai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) guna mengoptimalkan komunikasi publik serta meningkatkan partisipasi media lokal.

Plt. Direktur Ekosistem Media, Farida Dewi Maharani, menekankan peran strategis pemerintah dalam menjaga kualitas jurnalisme di daerah.

“Pemerintah tidak hanya menyediakan anggaran untuk menghidupkan media, tetapi juga memastikan substansi esensial dari kualitas jurnalistik dan jurnalisnya,” ujar Farida.

Ia menegaskan, pembangunan ekosistem media yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, menurutnya, tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi melalui berbagai program, termasuk fasilitasi sertifikasi jurnalis.

Draf NSPK Relasi Media ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2024. Dokumen ini disusun sebagai panduan kerja sama antara pemerintah dan media, yang mencakup tidak hanya skema kerja sama berbayar, tetapi juga langkah-langkah untuk kerja sama non-berbayar.

Farida menambahkan, keberadaan NSPK diharapkan dapat menjadi acuan seragam di seluruh daerah, sehingga hubungan pemerintah dan media berjalan profesional, transparan, dan saling menguatkan.

Kegiatan ini diikuti perwakilan Dinas Kominfo dari berbagai daerah di wilayah barat Indonesia, serta menjadi ajang diskusi untuk menyempurnakan draf sebelum ditetapkan secara resmi. (Ris1)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update