Notification

×

Iklan

Karhutla Pasaman Padam, Petugas Masih Siaga

Minggu, 03 Agustus 2025 | 20:30 WIB Last Updated 2025-08-03T13:30:00Z

Ilustrasi

Pasaman, Rakyatterkini.com– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Teletabis, Jorong IX Abam, Nagari Lubuk Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berhasil dipadamkan pada Sabtu (2/8).

Menurut Kepala Seksi Perlindungan KSDAE-PM UPTD KPHL Pasaman Raya, Yuhan, proses pemadaman dilakukan secara manual karena medan yang curam dan sulit dijangkau oleh alat berat maupun kendaraan pemadam.

“Alhamdulillah, api telah berhasil dipadamkan. Proses pemadaman dilakukan secara manual mengingat kondisi medan yang cukup sulit. Api mulai mengecil sejak pukul 02.00 WIB dini hari,” ujar Yuhan saat diwawancarai oleh ANTARA.

Meskipun api telah padam, tim gabungan yang terdiri dari Brigade Karhutla, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dan warga setempat masih berjaga di lokasi untuk mencegah kemungkinan munculnya titik api baru.

Wilayah yang terdampak karhutla berada di area penggunaan lain (APL), bukan termasuk kawasan hutan lindung. Lokasi ini didominasi oleh semak belukar dan ilalang kering yang mudah terbakar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 101,51 hektare.

“Saat ini tim masih melakukan pemetaan area terdampak secara menyeluruh menggunakan bantuan drone,” tambahnya.

Pihaknya juga telah mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika ditemukan adanya titik api baru. Potensi kebakaran susulan masih cukup tinggi mengingat kondisi cuaca kering dan tiupan angin yang kencang.

Terkait penyebab kebakaran, Yuhan menyebutkan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Dugaan sementara mengenai pembukaan lahan untuk pertanian belum dapat dipastikan karena belum ditemukan bukti adanya aktivitas pertanian di lokasi.

Warga setempat mengaku kejadian serupa pernah terjadi pada 5 Juli 2024 lalu. Selama empat bulan terakhir, wilayah ini juga belum diguyur hujan.

“Kami berharap hujan segera turun agar risiko karhutla tidak kembali terjadi,” tutup Yuhan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update