Notification

×

Iklan

Kapolda Sumbar Dukung Inovasi SEPABLOCK PT Semen Padang

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:44 WIB Last Updated 2025-08-30T06:44:00Z

Kapolda Sumatera Barat, Irjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, yang melakukan kunjungan ke PT Semen Padang, Jumat (29/8/2025).


Padang, Rakyatterkini.com – Udara sejuk pagi di Lubuk Kilangan menjadi saksi kunjungan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, ke PT Semen Padang pada Jumat (29/8/2025). Kehadiran Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumbar kali ini terasa berbeda, karena tidak hanya diisi dengan agenda formal, tetapi diawali dengan jalan santai menuju Geosite Gua Kelelawar Padayo.

Suasana kebersamaan tampak terjalin sepanjang perjalanan sekitar dua kilometer menuju lokasi wisata alam tersebut. Pepohonan rindang dan jalan berliku menjadi latar kebersamaan rombongan Polda Sumbar dengan manajemen PT Semen Padang, yang hadir melalui beberapa pimpinan, di antaranya Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan, Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Ilham Akbar, Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi Yelmi Arya Putra, serta Kepala Unit Hukum Oxivia.

Setibanya di lokasi, Kapolda terlihat terkesan dengan keindahan dan keasrian geosite tersebut. “Tempat wisata ini sangat luar biasa, masih alami, mudah dijangkau, dan cocok untuk olahraga santai. Saya berharap kawasan ini semakin berkembang sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selepas kegiatan tersebut, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah contoh SEPABLOCK, inovasi terbaru PT Semen Padang yang berlokasi di samping Lapangan Semen Padang FC. Produk yang juga dikenal sebagai Semen Padang Bata Interlock ini merupakan material bangunan modern yang menawarkan kecepatan, efisiensi biaya, kekuatan, dan ramah lingkungan.

Kapolda menyambut baik inovasi ini. Menurutnya, SEPABLOCK bukan hanya produk baru, melainkan solusi nyata dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya target penyediaan tiga juta rumah. “Produk ini luar biasa, pengerjaannya cepat, biayanya lebih murah, dan hasilnya kokoh. Saya melihat SEPABLOCK sangat cocok digunakan untuk pembangunan rumah subsidi. Bahkan pemanfaatannya akan kami dorong tidak hanya di Sumbar, tapi juga di Lampung hingga Aceh,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, ia memastikan pemanfaatan SEPABLOCK akan dimulai dari pembangunan asrama polisi di Sumatera Barat. “Lima unit akan dibangun di Pesisir Selatan dan lima unit di Kepulauan Mentawai. Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi lokal bisa menjadi solusi besar untuk kebutuhan perumahan rakyat,” tegas Irjen Gatot.

Bagi PT Semen Padang, SEPABLOCK merupakan wujud komitmen perusahaan menghadirkan inovasi di tengah persaingan industri semen nasional. Sekretaris Perusahaan, Win Bernadino, menyebut produk ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan bata merah. “Bentuknya lebih presisi, pemasangannya cepat, hasil bangunan lebih estetik, dan biaya bisa ditekan hingga 10 persen. Kami optimistis masyarakat akan menerima produk ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi, Yelmi Arya Putra. Ia menjelaskan, pembangunan rumah tipe 36 hanya membutuhkan sekitar 4.000 unit SEPABLOCK, 35 sak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 mm. Durasi pengerjaan pun relatif singkat, sekitar tiga minggu, lebih cepat dibandingkan material konvensional. “Selain efisien, SEPABLOCK juga memberi kenyamanan. Rumah terasa lebih sejuk berkat rongga yang berfungsi melepas panas, serta sudah diuji oleh PUPR dan terbukti ramah gempa,” jelasnya.

Inovasi ini bahkan telah digunakan di berbagai daerah di Sumatera Barat, seperti Pasaman Barat untuk pembangunan 50 rumah subsidi, kawasan Arosuka Kabupaten Solok, Kota Payakumbuh, hingga fasilitas di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Yelmi menambahkan, rumah contoh SEPABLOCK yang dibangun di kawasan PT Semen Padang bertujuan agar masyarakat bisa melihat langsung kualitas bangunan dari material tersebut. “Kami ingin membuktikan bahwa SEPABLOCK bukan hanya konsep, tapi produk nyata yang sudah teruji dan siap digunakan secara luas,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update