Notification

×

Iklan

Elite Politik Diminta Peka, Jangan Lukai Hati Rakyat

Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:44 WIB Last Updated 2025-08-31T08:44:00Z

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghentikan segala bentuk kekerasan pascainsiden meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Affan serta mendoakan kesembuhan bagi para korban luka. Ia juga menegaskan empati Muhammadiyah terhadap para pengemudi ojek online yang menuntut keadilan terkait peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau semua pihak mengedepankan kepentingan bangsa, menjauh dari tindak kekerasan, serta membangun dialog dan musyawarah demi mencari jalan keluar atas persoalan bangsa,” ujar Haedar dalam keterangan resmi yang turut ditandatangani Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Muhammadiyah juga meminta para elite politik, pejabat negara, hingga anggota legislatif untuk lebih peka terhadap aspirasi rakyat. Haedar menekankan agar mereka tampil dengan sikap santun, sederhana, dan peduli, bukan sebaliknya melukai hati masyarakat dengan tindakan kontra-produktif.

Dalam pernyataannya, Muhammadiyah mendukung komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya Affan Kurniawan, serta menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan adil dan transparan.

“Pendekatan aparat seharusnya lebih mengutamakan cara persuasif dan dialogis, bukan kekerasan,” tegas Haedar.

PP Muhammadiyah juga mengimbau masyarakat, khususnya peserta aksi, untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi isu liar di media sosial. Warga diminta bersikap bijak dalam menerima informasi, dengan memverifikasi kebenarannya melalui pihak berwenang maupun tokoh masyarakat yang dipercaya.

Lebih lanjut, Haedar menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo akan berpihak pada rakyat kecil serta melakukan pembenahan di berbagai sektor sebagai wujud tanggung jawab terhadap amanat konstitusi.

“Indonesia telah dikaruniai stabilitas nasional di saat banyak negara lain dilanda konflik. Mari kita rawat perdamaian ini demi masa depan bangsa yang bersatu, berdaulat, dan maju,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update