Notification

×

Iklan

Dewan Pendidikan Sumbar Dorong Bahasa Arab Jadi Pilihan Utama di SMA/SMK

Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:05 WIB Last Updated 2025-08-21T05:05:18Z

Tim Dewan Pendidikan Sumbar saat audiensi dengan Dinas Pendidikan.

Padang, Rakyatterkini.com - Dewan Pendidikan (DP) Sumatera Barat mendorong Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah untuk memberikan motivasi kepada siswa SMA/SMK agar memilih Bahasa Arab sebagai mata pelajaran pilihan utama di antara bahasa asing lainnya.

“Kami sepakat untuk merekomendasikan Bahasa Arab sebagai pilihan utama, tanpa mengesampingkan bahasa asing lain seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Dr. Rahmawati, usai audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius, Rabu (20/8/2025).

Dalam pertemuan yang membahas berbagai persoalan pendidikan di Sumbar tersebut, salah satu poin penting yang dibahas adalah urgensi penguatan pembelajaran Bahasa Arab di tingkat SMA dan SMK.

Mengacu pada Permendiknasmen No. 13 Tahun 2025 tentang kurikulum pendidikan dasar dan menengah, siswa diberikan kebebasan memilih mata pelajaran bahasa asing, seperti Bahasa Arab, Jepang, Jerman, Korea, Mandarin, dan Prancis.

“Semua bahasa asing memang penting. Namun, jika ada siswa yang ragu, saya pribadi akan menyarankan mereka untuk memilih Bahasa Arab,” ujar Rahmawati yang juga menjabat sebagai dekan di UIN Imam Bonjol Padang.

Alasannya, menurut Rahmawati, Bahasa Arab adalah bahasa Alquran dan Hadis yang menjadi dasar ajaran Islam. Selain itu, Bahasa Arab juga merupakan bahasa ibadah, bahasa surga, dan salah satu bahasa internasional resmi di PBB.

“Bahasa Arab itu keren. Ayo kita semarakkan pembelajaran Bahasa Arab di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Yeni Putri, anggota Dewan Pendidikan lainnya yang juga pengawas sekolah, turut mendukung rekomendasi tersebut.

“Kita akan dorong sekolah-sekolah untuk gencar mempromosikan keunggulan Bahasa Arab dibandingkan bahasa asing lain,” ujarnya.

Yeni menyampaikan bahwa Dewan Pendidikan akan segera mengajukan rekomendasi tertulis kepada Dinas Pendidikan agar menerbitkan surat edaran kepada kepala sekolah untuk mengintensifkan sosialisasi Bahasa Arab, khususnya menjelang siswa masuk ke kelas XI dan XII.

Menurutnya, dalam Kepmendikbud mengenai pilihan bahasa asing, Bahasa Arab memang berada di urutan pertama dengan alokasi 5 jam pelajaran per minggu.

Yeni juga menegaskan pentingnya proses bimbingan kepada siswa dalam memilih mata pelajaran pilihan. Proses ini meliputi, sosialisasi dan pendampingan untuk mengeksplorasi minat, bakat, dan kemampuan siswa. 

Sosialisasi kepada orang tua agar memahami proses dan tujuan pemilihan mata pelajaran. Kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua untuk menyamakan persepsi tentang minat dan potensi siswa.

Pengisian formulir pemilihan mata pelajaran oleh siswa setelah proses pendampingan. Pengolahan data hasil pemilihan oleh sekolah untuk menentukan kesiapan penyelenggaraan mata pelajaran tersebut.

Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan Bahasa Arab bisa menjadi pilihan strategis bagi siswa SMA dan SMK dalam mempersiapkan masa depan mereka. (MK)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update