Notification

×

Iklan

Andre Rosiade Kritik Jadwal Kandang Semen Padang FC

Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:15 WIB Last Updated 2025-08-27T08:15:00Z

Andre Rosiade

Padang, Rakyatterkini.com – Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, kembali melayangkan kritik tajam kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait penentuan jadwal BRI Liga 1 musim 2025/2026. Menurutnya, jadwal laga kandang yang diterima Kabau Sirah sangat merugikan suporter karena sebagian besar pertandingan digelar pada sore hari di hari kerja.

“Pada Senin, 25 Agustus 2025, kami sudah melayangkan surat resmi ke PT LIB. Permohonan kami sederhana, tidak mengubah tanggal pertandingan dan tidak memaksakan siaran langsung di Indosiar,” tulis Andre melalui akun Instagram pribadinya, Senin (25/8).

Andre menjelaskan ada dua poin penting dalam permohonan tersebut. Pertama, agar pertandingan yang jatuh di hari kerja bisa dipindahkan ke malam hari dengan hanya menggeser jam kick-off. Kedua, jika dianggap kurang layak dari sisi rating, laga tersebut tidak perlu tayang di televisi nasional, cukup ditampilkan melalui live streaming Vidio.

Permintaan tersebut juga telah diformalkan dalam surat manajemen Semen Padang FC dengan nomor 364/KRE/KSSP/08.2025 yang ditandatangani Direktur Utama Win Bernadino. Dalam surat itu ditegaskan, perubahan jadwal semata-mata diajukan demi kenyamanan penonton, peningkatan kualitas penyelenggaraan, serta efisiensi operasional klub.

Sebelumnya, Andre juga sempat menyuarakan keluhan serupa. Ia menilai jadwal lima laga kandang perdana Semen Padang FC yang seluruhnya digelar sore hari di hari kerja membuat suporter kesulitan hadir langsung di stadion.

“PT LIB tolong jadwal kandang kami dibuat di akhir pekan atau malam hari saat hari kerja, agar suporter bisa datang mendukung tim. Mohon keadilannya. Saya juga berharap Pak Erick Thohir turut meninjau hal ini,” tulis Andre dalam unggahan sebelumnya pada Jumat (22/8/2025).

Andre bahkan menantang PT LIB untuk membuka data jumlah penonton di stadion maupun rating televisi sejak musim lalu hingga laga pekan kedua musim ini. Ia menilai transparansi tersebut penting agar publik mengetahui apakah benar jadwal pertandingan didasarkan pada data objektif.

Selain itu, ia juga menyoroti ketimpangan jatah pertandingan akhir pekan antar klub. Dari jadwal yang beredar, Semen Padang FC hanya mendapat tiga kali kesempatan bermain di akhir pekan, sedangkan Bali United bisa tampil hingga 14 kali.

“Kami hanya menuntut keadilan. Suporter Semen Padang FC ingin memberikan dukungan langsung di stadion. Jangan sampai atmosfer sepak bola di Sumbar mati karena jadwal yang tidak berpihak,” tegas Andre.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update