Jakarta, Rakyatterkini.com – Istana Negara menjadi saksi perjalanan hidup yang menginspirasi. Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Mahaputra Pratama kepada Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Senin (25/8/2025). Di balik jas resmi dan penghargaan bergengsi itu, tersimpan kisah seorang anak desa yang tumbuh di tengah sawah, kini berada di barisan terdepan pembangunan pertanian nasional.
Sudaryono, akrab disapa Mas Dar, lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ayahnya, Yahyo, bekerja sebagai petani sekaligus buruh bangunan setelah musim tanam selesai. Kehidupan sederhana di pedesaan mengajarkan Sudaryono tentang kerja keras, ketekunan, dan makna perjuangan petani.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para petani Indonesia yang tak pernah lelah bekerja keras memberi makan bangsa,” ujarnya dengan haru setelah menerima tanda kehormatan di Istana.
Takdir membawanya menimba ilmu di National Defence Academy (NDA) of Japan, sebuah lembaga pendidikan bergengsi. Meski meniti karier hingga ke kancah internasional, hatinya tetap terpaut pada desa dan kesejahteraan petani.
Sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono menekankan pembangunan pertanian tidak hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga kesejahteraan para petani. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program strategis digulirkan, mulai dari perluasan akses pupuk, peningkatan sarana produksi, hingga modernisasi pertanian melalui teknologi. Ia juga aktif mendorong regenerasi petani muda agar sektor pangan Indonesia tetap berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi motivasi untuk terus berjuang demi swasembada pangan dan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Perjalanan Sudaryono dari sawah desa hingga ke Istana Negara mencerminkan harapan jutaan petani di Indonesia. Di balik setiap prestasi, ada wajah para petani yang setiap hari menjaga dapur bangsa tetap hangat dan berasap.(Ris1)


