Notification

×

Iklan

KM Sueisan Bocor di Pessel, Seluruh Penumpang Selamat

Minggu, 27 Juli 2025 | 07:02 WIB Last Updated 2025-07-27T00:02:00Z

KM Sueisan Bocor di Pessel, Seluruh Penumpang Selamat

Pessel, Rakyatterkini.com – Sebuah kapal bernama KM Sueisan Indo Satu mengalami insiden kebocoran lambung saat berlayar di perairan sekitar Pulau Nyamuk, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Jumat malam (25/7/2025). Meski sempat mengkhawatirkan, seluruh penumpang kapal berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa kapal naas tersebut membawa total 16 orang, terdiri dari 10 warga negara asing (WNA) dan 6 awak kapal berkebangsaan Indonesia. Para WNA diketahui berasal dari Australia, Selandia Baru, Prancis, Amerika Serikat, dan Peru, sedangkan kru kapal seluruhnya berasal dari Padang.

Informasi pertama mengenai insiden ini diterima dari Alek, petugas Stasiun Radio Pantai (SROP) Teluk Bayur, pada Sabtu dini hari pukul 02.57 WIB. Lokasi kejadian berada sekitar 25 mil laut atau dua jam pelayaran dari Dermaga Bungus, Kota Padang.

KM Sueisan Indo Satu diketahui berangkat dari Muara Padang menuju Pulau Sikakap, Kepulauan Mentawai, sebelum akhirnya mengalami kebocoran saat melintas di dekat Pulau Sinyamuk. Kapal berbobot 79 Gross Ton (GT) dengan panjang 23 meter itu sempat terombang-ambing sebelum bantuan datang.

“Begitu laporan diterima, kami langsung mengerahkan KN SAR Yudistira 227 dengan sepuluh personel, terdiri dari delapan kru Basarnas dan dua anggota Polairud,” ujar Abdul Malik.

Tim penyelamat tiba di lokasi pada pukul 04.50 WIB dan segera mengevakuasi seluruh penumpang WNA ke Pelabuhan Bungus. Sementara itu, enam kru kapal tetap tinggal di lokasi untuk melakukan perbaikan darurat di sekitar Pulau Marak.

Proses evakuasi tidak berjalan tanpa tantangan. Tim SAR sempat menghadapi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter serta jarak pandang yang terbatas akibat kondisi malam dan hujan. Namun, dengan dukungan dari berbagai unsur seperti VTS dan media pemantau, proses penyelamatan berhasil dilakukan tanpa korban jiwa.

“Kapal penyelamat tiba kembali di Pelabuhan Bungus pada pukul 07.25 WIB, dan seluruh penumpang langsung diserahkan kepada agen kapal,” terang Malik.

Setelah dilakukan debriefing pukul 08.00 WIB, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh tim yang terlibat dalam misi ini dinilai telah menunjukkan koordinasi yang baik serta respons cepat dalam menghadapi situasi darurat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update