![]() |
| Pemuda-pemudi Kapau Alam Pauh Duo bersemangat latihan randai. |
Solok Selatan, Rakyatterkini.com – Penjabat (Pj) Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Safrianto, bersama Kepala Jorong Banuaran, Riki Novendra, menggagas kebangkitan kembali kesenian tradisional randai di tengah generasi muda Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Langkah ini dilakukan untuk mengenalkan kembali budaya warisan nenek moyang yang hampir punah, serta mengarahkan generasi muda agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
“Budaya kesenian randai ini kami perkenalkan lagi kepada muda-mudi di zaman sekarang, yang lebih banyak sibuk dengan media sosial dan rentan keluar jalur,” ujar Safrianto saat ditemui media Rakyatterkini, Minggu (27/7/2025).
Latihan randai dilaksanakan setiap malam Minggu di Nagari Kapau Alam Pauh Duo. Kegiatan ini tidak hanya sebagai pelestarian budaya, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Bupati Solok Selatan, Khairunas dan Wakil Bupati Yulian Efi.
Riki Novendra menambahkan, kesenian randai kini sudah jarang ditemukan di kalangan generasi muda. “Namun Alhamdulillah, dengan kerja sama yang baik antara Pj Wali Nagari dan dua kepala jorong, kesenian ini bisa kembali hidup,” ungkap Riki.
Ia juga mengapresiasi semangat para pemuda dan pemudi yang antusias mengikuti latihan. “Mereka tidak merasa malu mengikuti randai. Justru ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali budaya kita kepada anak-anak dan generasi selanjutnya,” tambahnya.
Kesenian randai dikenal sebagai teater tradisional Minangkabau yang memadukan seni tari, musik, dan drama. Kehadirannya kembali di tengah masyarakat Kapau Alam Pauh Duo diharapkan bisa memperkuat identitas budaya lokal dan membentuk karakter generasi muda yang lebih positif. (Alwis)


