Jakarta, Rakyatterkini.com – Vaksin HPV Tak Hanya untuk Anak Perempuan, Anak Laki-laki Juga Dianjurkan Mulai Usia 9 Tahun
Pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebaiknya tidak hanya difokuskan pada anak perempuan, tetapi juga perlu diberikan kepada anak laki-laki mulai usia 9 tahun. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis anak, dr. Jessica Sugiharto, Sp.A, dalam sebuah webinar yang disiarkan dari Jakarta pada Selasa (22/7).
“Selama ini masyarakat cenderung menganggap bahwa vaksin HPV hanya penting bagi perempuan. Padahal, laki-laki juga berisiko dan membutuhkan perlindungan. Vaksin ini paling efektif bila diberikan sebelum anak aktif secara seksual, idealnya dimulai sejak usia 9 tahun,” jelas dr. Jessica.
Ia menambahkan bahwa untuk anak usia 9 hingga 14 tahun, cukup dua dosis vaksin HPV tanpa perlu pengulangan. Menurutnya, penting bagi anak laki-laki menerima vaksin ini karena infeksi HPV juga dapat memicu kanker penis, dengan estimasi kasus mencapai 42–70 persen.
Selain itu, dr. Jessica mengingatkan pentingnya vaksinasi lanjutan atau *booster* setelah anak menyelesaikan vaksinasi dasar di usia bawah dua tahun. Ia menilai masih banyak orang tua yang keliru menganggap vaksin dasar sudah cukup memberikan perlindungan seumur hidup.
“Faktanya, imunisasi dasar saja belum cukup. Agar daya tahan tubuh anak tetap optimal seiring waktu, vaksin lanjutan tetap diperlukan,” tegasnya.
Jessica juga menyoroti adanya jeda waktu yang cukup panjang dalam jadwal vaksin setelah anak berusia dua tahun. Bila saat bayi vaksin diberikan setiap dua bulan, maka setelah itu intervalnya bisa melonggar hingga enam bulan atau setahun sekali. Kondisi ini sering membuat orang tua lengah atau lupa melanjutkan imunisasi anaknya.
Pemerintah sendiri telah menyediakan layanan imunisasi dasar secara gratis melalui Posyandu, Puskesmas, serta program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Selain itu, vaksinasi juga bisa dilakukan di rumah sakit, klinik vaksin, maupun melalui layanan telemedisin.(da*)


