![]() |
| Sekdako Batam, Jefridin, bersama undangan. |
Batam, Rakyatterkini.com — Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah rapat koordinasi dan Sinergi Penanganan Permasalahan Perumahan Perkotaan yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang IT Center BP Batam dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Riau.
Rakor ini menjadi ajang konsolidasi antar daerah dalam mendukung program perumahan perkotaan tahun anggaran 2025. Fokus utama diarahkan pada pelaksanaan program yang tepat sasaran, bermanfaat, dan sesuai jadwal, terutama untuk menjawab tantangan ketersediaan hunian layak di kawasan perkotaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, hadir mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Batam sebagai tuan rumah kegiatan strategis ini.
“Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk bersinergi dalam penanganan permasalahan perumahan di masing-masing daerah,” ujarnya, dikutip dari Media Center Pemko Batam.
Jefridin juga menegaskan bahwa rakor ini tidak hanya sebatas diskusi, tetapi diharapkan melahirkan langkah-langkah nyata yang bisa diterapkan di lapangan.
Jefridin memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemko Batam untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Program tersebut mencakup peningkatan kawasan permukiman padat, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara terintegrasi, hingga penguatan infrastruktur dasar di area perumahan.
“Kami berharap rakor ini menghasilkan ide segar dan terobosan konkret untuk menciptakan perumahan yang manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kementerian PUPR sendiri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan program perumahan perkotaan berjalan optimal di berbagai wilayah, khususnya di daerah dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang pesat seperti Batam. (Ris1)


