![]() |
| Wakil Bupati Tanah Datar, Eka Putra disambut dengan sirih carano. |
Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Masjid yang representatif merupakan idaman semua masyarakat, tidak terkecuali masjid Raya Buo yang sudah puluhan tahun dimanfaatkan oleh masyarakat setempat akhirnya akan dibangun kembali.
Pembangunan kembali masjid Raya Buo ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Sabtu (10/5/2025) di Nagari Buo, Lintau Buo.
Menurut Wali Nagari Buo Yulkusmayanto, pembangunan kembali Masjid Raya Buo ini merupakan keinginan dari seluruh masyarakat baik ranah maupun rantau yang menginginkan masjid yang lebih representatif.
Untuk membangun kembali Masjid Raya Buo menelan anggaran sebesar Rp2,5 miliar ini, seluruh masyarakat bergotong royong.
"Ini keinginan seluruh masyarakat Nagari Buo, jadi kami badoncek dan bergotong royong untuk menggalang dana demi terwujudnya keinginan kami untuk memiliki masjid yang lebih besar dan lebih representatif. Untuk tahap awal pembangunan, akan dimulai dari tiangnya dulu, sehingga masjid ini masih tetap bisa kami manfaatkan," ujarnya.
Yulkusmayanto juga bersyukur sekaligus menyampaikan terima kasih, karena peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Buo ini dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar
"Alhamdulillah, hari ini peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh pak wakil bupati. Ini dukungan penuh dari pemerintah daerah dan semoga dengan ini pembangunannya bisa cepat selesai," sampainya.
Dana tahap awal Rp400 juta dari hasil sumbangan sukarela masyarakat yang berada di ranah dan rantau.
Sementara itu, Wakil Bupati Ahmad Fadly menyambut baik pembangunan kembali Masjid Raya Buo tersebut. Dia mengharapkan, nantinya masjid ini akan semakin nyaman sehingga jamaah senang beribadah didalamnya.
Wabup juga menginginkan agar sebuah masjid yang bagus dan indah nantinya bisa menjadi pusat dari berbagai kegiatan masyarakat, tidak sekadar sebagai tempat ibadah semata.
Usai peletakan batu pertama pembangunan masjid wabup juga melakukan peresmian pemakaian jalan yang dibangun dari dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) tahun 2024 kemarin. (Farid)


