Notification

×

Iklan

Kemenkes Imbau Jemaah Haji Kurangi Aktivitas Siang Hari

Senin, 12 Mei 2025 | 13:00 WIB Last Updated 2025-05-12T06:17:01Z

Petugas membantu calon jamaah haji untuk menaiki pesawat


Padang, Rakyatterkini.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan para calon jemaah haji agar membatasi kegiatan di luar penginapan, terutama pada siang hari, guna menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kami imbau agar jangan terlalu memaksakan diri. Kurangi aktivitas di luar hotel, terutama di siang hari. Jika memang ingin keluar, lebih baik dilakukan saat malam hari,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Mahendro Susilo, di Padang, Minggu (11/5).

Menurut Liliek, suhu udara di Arab Saudi diprediksi tidak jauh berbeda dari musim haji sebelumnya, yakni berkisar antara 40 hingga 50 derajat Celsius. Kondisi panas ekstrem ini bisa menyebabkan kelelahan dan dehidrasi, khususnya bagi jemaah lansia.

Menjelang puncak ibadah di Arafah, Liliek mengimbau agar jemaah menghemat tenaga dan menghindari kegiatan yang tidak terlalu penting.

Bila memang terpaksa harus beraktivitas di luar saat siang, jemaah disarankan mengenakan perlindungan diri seperti masker, topi, kacamata hitam, serta membawa semprotan air yang telah disediakan oleh Kemenkes dan Kementerian Agama.

“Lansia juga sebaiknya rutin mengonsumsi larutan oralit yang dicampur air putih agar tetap terhidrasi. Ini penting untuk mencegah gangguan kesehatan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar para jemaah menjaga pola makan selama beribadah, dan tidak melewatkan waktu makan karena terlalu fokus menjalankan ritual.

“Bisa diantisipasi dengan membawa makanan ringan agar tidak terlambat makan,” ujarnya.

Selain itu, Kemenkes menyarankan agar jemaah tidak mengonsumsi air zam-zam dalam kondisi terlalu dingin karena dapat menimbulkan gangguan seperti batuk atau flu.

Liliek berharap pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum keberangkatan (istithaah) menjadi bekal penting bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan aman.

“Jemaah yang memenuhi kriteria istithaah adalah mereka yang sehat secara fisik dan mental, karena ibadah haji menuntut kesiapan menyeluruh,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, Mahyudin, juga mendukung imbauan dari Kemenkes. Ia menyebutkan bahwa selama pelatihan manasik, petugas haji telah mengingatkan jemaah agar menjaga stamina, menghindari aktivitas yang berlebihan, dan membiasakan berjalan kaki sebagai persiapan fisik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update