Notification

×

Iklan

Kenali Tanda-tanda Serangan Stroke, Jika Ditemukan Segera ke Rumah Sakit

Minggu, 04 Februari 2024 | 16:38 WIB Last Updated 2024-02-04T09:38:59Z

Ilustrasi.

RAKYATTERKINI.COM  -  Serangan stroke seringkali datang secara mendadak tanpa memberikan aba-aba gejala lebih dulu. Kondisi ini seringkali menyebabkan pasien terlambat mendapatkan penanganan tepat, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan permanen.

Dokter spesialis bedah saraf, Dr. Nur Setiawan Suroto, MD., Ph.D IFAANS, atau lebih dikenal sebagai Dr. Iwan, menjelaskan penanganan stroke sangat terkait dengan waktu. 

Dengan kata lain, semakin cepat gejala stroke terdeteksi dan penanganan medis diberikan, semakin besar kemungkinan mengurangi risiko kematian dan kecacatan permanen.

Gejala serangan stroke yang sering terjadi melibatkan perubahan pada wajah, kelumpuhan, dan kesulitan berbicara. 

Dikutip dari detikhealth, Dr. Iwan menggambarkan serangkaian gejala stroke dengan akronim "FAST," yang merujuk pada kata Face (wajah), Arm (lengan), Speech (bicara), dan Time (waktu). Dia menjelaskan setiap bagian akronim sebagai berikut:

"F" adalah singkatan dari 'Face,' yang berarti jika ada asimetris di wajah, perlu diwaspadai karena itu bisa menunjukkan adanya serangan stroke.

"A" adalah 'Arm' (lengan). Jika ada kelemahan di satu sisi tubuh, seperti lengan yang tiba-tiba tidak dapat bergerak atau kaki yang tidak bisa digerakkan, hal itu dapat mencurigakan adanya serangan stroke.

"S" adalah 'Speech' (bicara). Perubahan mendadak dalam cara berbicara, seperti bicara yang tidak jelas atau terdengar pelo, juga dapat menjadi tanda serangan stroke.

"T" adalah 'Time' (waktu). Jadi, jika terdapat tiga kecurigaan pada wajah, lengan, dan pola bicara, segera cari pertolongan medis.

Masalahnya, seringkali keluhan yang dialami pasien tidak terdeteksi sebagai gejala stroke. Oleh karena itu, Dr. Iwan menekankan bahwa sekecil apapun gejala yang muncul, jika mirip dengan tanda-tanda stroke sebagaimana dijelaskan dalam akronim 'FAST,' sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit.

"Walaupun gejalanya ringan, segera periksakan diri ke rumah sakit untuk mendeteksi dengan cepat. Semakin cepat datang ke rumah sakit, semakin cepat teridentifikasi, dan semakin cepat dideteksi, maka pengobatan akan menjadi lebih efektif," tambah Dr. Iwan. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update