Notification

×

Iklan

Waspadai Oli Palsu! Ini Rahasia Mengenali Keaslian Oli Pertamina Enduro untuk Motor Anda

Kamis, 07 Desember 2023 | 11:37 WIB Last Updated 2023-12-07T04:37:13Z


RAKYATTERKINI.COM - Pemilik sepeda motor disarankan untuk tetap berhati-hati terhadap peredaran oli palsu yang belakangan ini semakin marak.

Penting untuk dapat mengenali oli asli dari merek terkenal seperti Pertamina dan Shell. PT Pertamina Lubricants, yang memasarkan oli dengan merek Pertamina Enduro untuk sepeda motor, memberikan panduan untuk memastikan keaslian oli tersebut.

Menurut Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist dari Pertamina Lubricants, ciri-ciri oli Pertamina asli atau palsu dapat dilihat dari tutup botol. 

Pada tutup botol tersebut, terdapat tulisan 'original' yang hanya terbaca dengan memiringkan botol sekitar 45 derajat.

"Tulisan 'original' terletak di kaki huruf P, cara membacanya harus dengan memiringkan botol," ujar Brahma ketika diwawancarai di Lubricants Technology Center, Plumpang, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Jika tulisan 'original' dapat terbaca dengan jelas tanpa memiringkan botol, ada kemungkinan besar itu adalah oli palsu," tambahnya.

Selain itu, setiap tutup botol oli Pertamina asli memiliki nomor batch atau kode produksi sebanyak delapan digit. Nomor batch pada tutup botol harus sama persis dengan nomor batch yang tertera di leher botol oli Pertamina.

"Delapan digit nomor batch terdapat di bagian tutup botol dan di bagian leher botol oli Pertamina, posisinya harus tegak lurus dan sejajar," jelas Brahma.

"Nomor batch ini harus identik antara tutup dan leher botol, posisinya sejajar, dan jenis hurufnya harus sama," tambahnya.

Brahma menekankan nomor batch ini dicetak menggunakan laser, bukan distempel, sehingga harus lurus. Delapan digit nomor batch yang tercetak dengan lurus dan sejajar di leher botol menunjukkan keaslian oli Pertamina.

"Karena prosesnya melalui konveyor, saat pencetakan harus rata dan sejajar. Jika terlihat miring sedikit, itu bisa menjadi indikasi awal bahwa oli tersebut palsu," sambungnya. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update