Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pangdam III Siliwangi Kunjungi Sumbar, Konsep Apartemen Ayam Tuai Pujian

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:14 WIB Last Updated 2023-01-14T05:14:21Z

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, bersama gubernur Mahyeldi.

Padang, Rakyatterkini.com - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo beserta rombongan kunjungi Sumatera Barat.

Kedatangan mantan Danrem 032/Wirabraja itu, disambut hangat oleh gubernur Mahyeldi, bersama jajaran, Jumat 13 Januari 2023 malam.

Gubernur mengangkat masalah meningkatnya kasus stunting khususnya di Sumatera Barat. Masalah stunting sendiri sangat berkaitan erat dengan gizi yang diperoleh dari makanan sehari-hari. Oleh karena itu, Pemerintah Sumbar fokus pada peningkatan kualitas gizi pada makanan. 

Masalah stunting yang sangat berkaitan dengan gizi dari makanan, membuat Pemerintah melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan program unggulan yaitu pengembangan ternak unggas di seluruh wilayah Sumbar, yang bekerja sama dengan OPD Dinas Peternakan dan kesehatan hewan. Tak hanya untuk peningkatan kualitas gizi, namun juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Dari program ini Pemerintah Sumbar telah berhasil memproduksi daging ayam hingga 43 ribu ton lebih dan telur sebanyak 401 ribu ton lebih. Namun Pemerintah Sumbar tidak ingin berhenti di sini.

Pemerintah bertekad untuk terus mengupayakan peningkatan produksi dan peningkatan kualitas, yaitu dengan membuat apartemen ayam/ unggas dengan sistem closed house. Hal ini berguna untuk menghasilkan ayam pedaging yang optimal disertai harga yang ekonomis. Tak lupa kesehatan hewan yang lebih terjamin tentunya.

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, mengatakan Sumbar memiliki potensi alam yang luar biasa, dengan kondisi alam, tanah, dan air yang begitu melimpah.

“Ada beberapa persoalan yang menjadi perhatian kami di Jabar maupun di Sumbar yaitu sosial ekonomi, sosial budaya dan teknologi. Teknologi sebagai upaya kita untuk mengirim mindset kemudian menata sosial budaya, yang sebelumnya belum ada, menjadi ada.”

Terkait sosial budaya, di kesempatan tersebut ia memutarkan video program kerja yang telah dilakukan selama bertugas di Jawa Barat, namun program kerja tersebut juga pernah ia implementasikan di Sumbar saat ia menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wbr. 

Program kerja tersebut antara lain inovasi pompa hidran, pengaplikasian bios 44 pada udang,  bios 44 bc pada pohon karet, inovasi pembutan es batu dan garam, inovasi mesin nusantara, inovasi bahan baku semen, pemanfaatan lahan tambang yang tidak digunakan kembali. (mmc)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update