Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Jeritan Rakyat Kecil, Puluhan Tahun Tinggal di Gubuk, Namun Tak ada Perhatian Pemerintah

Selasa, 01 November 2022 | 18:11 WIB Last Updated 2022-11-01T11:11:44Z

Rumah Indra di Nagari Ampiang Parak Kecamatan Sutera.

Painan, Rakyatterkini.com - Masih banyak warga di Kabupaten Pesisir Selatan memiliki rumah yang memprihatinkan dan tidak layak huni. 

Pemandangan ini sepertinya luput dari perhatian dinas terkait, baik dari nagari hingga kecamatan dan kabupaten.

Salah seorang tokoh masyarakat, Datuak Sili, (67) sangat menyayangkan dan meminta ketelitian pemerintah untuk melakukan pendataan yang benar benar dan tidak timbang pilih.

Banyak faktor untuk mengentaskan kemiskinan. Meskipun pemerintah sudah memperhatikan melalui berbagai program di kementerian sosial, Baznas dan Perkimtan. Ada permasalahan lain yang cukup pelik yaitu sektor hunian.

Sebuah rumah di Ampiang Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan hampir roboh dan sudah berselimutkan dedaunan, bocor tinggal satu ruangan yang bisa dihuni.

Sangat sayang tidak dapat bantuan sama sekali sampai sekarang, padahal itu sudah puluhan tahun dihuni oleh pemiliknya.

Demikian disampaikan, Indra, pemilik rumah kepada Rakyatterkini.com, Selasa (1/11/2022).

Pantauan Rakyatterkini.com, di lapangan beberapa nagari sudah dijalani, tidak ada sama sekali rumah seperti ini. Sangat disayangkan.

"Sudah puluhan kali profosal diberikan ke pihak instansi bersangkutan di Kabupaten Pesisir Selatan, namun tidak ada tanggapan sama sekali, ujar Indra, pemilik rumah tidak layak huni itu.

Saya muak dengan janji mereka. Selama ini kami hanya diiming-imingi dan realisasi terkesan tebang pilih. Sepertinya sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia hanya milik segelintir orang,” ujar Indra.

Gadi, warga Kampung Simpang Galanggang, Nagari Koto Taratak mengatakan, sebagai masyarakat yang tinggal di persawahan dan juga sebagai petani merasa tidak pernah diperhatikan. 

"Sampai sekarang, janji hanya tinggal janji," kata Gadi.

Ia sangat berharap pada pemerintah, agar memperhatikan masyarakat luas, karena masih banyak warga yang membutuhkan bantuan atau uluran tangan pemerintah. (baron)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update