Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gandeng BSSN, Diskominfotik Sumbar Kenalkan Aplikasi Wazuh

Kamis, 04 Agustus 2022 | 07:30 WIB Last Updated 2022-08-04T00:30:00Z

Workshop SDM Persandian Sistem Monitoring Keamanan Siber.


Padang, Rakyatterkini.com  -  Memberikan pengetahuan dan pemahaman penggunaan sistem monitoring keamanan siber menggunakan aplikasi Wazuh, Dinas Kominfotik Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Workshop SDM Persandian Sistem Monitoring Keamanan Siber.


Pesertanya pengelola keamanan siber pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, di Laboratorium BKD Sumbar, Rabu (3/8/2022).


Diikuti 60 peserta pengelola siber dan sandi provinsi dan kabupaten kota, workshop selama satu hari penuh ini menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Arif Fachru Rozi, dan Achmad Ridho


Kepala Bidang Persandian Diskominfotik Sumbar, Eko Faisal saat membuka workshop menyampaikan, ancaman penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi semakin tinggi dan kompleks seiring tingginya tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. 


Menyikapi fenomena tersebut, perlu menciptakan lingkungan siber strategis dan penyelenggaraan sistem elektronik yang aman, andal dan terpercaya. 


"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, dengan menggandeng BSSN melaksanakan workshop SDM Persandian ini guna memahami dan mengetahui aplikasi Wazuh," kata Eko.


"Wazuh merupakan software yang bersifat open source dan gratis yang berfungsi untuk monitoring security terutama untuk solusi threat prevention atau detection, integrity monitoring, incident response dan compliance dalam server," sambungnya.


Lebih lanjut Eko menjelaskan, aplikasi Wazuh sangat penting sebagai sebuah tools dengan teknologi cloud computing guna monitoring server untuk memastikan data-data penting yang dianggap rahasia tetap aman dan tidak dirusak maupun dicuri oleh penjahat siber. 


Sebelumnya, Sandiman Muda Robi Charma, dalam laporannya menyebutkan, materi yang akan diberikan pada workshop adalah tentang Pengenalan Aplikasi Sistem Monitoring Keamanan Siber (Aplikasi Wazuh), serta Hands-on Implementasi dan Penggunaan Aplikasi Sistem Monitoring Keamanan Siber (Aplikasi Wazuh). (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update