Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Aksi Damai, Ratusan Guru Honorer Desak Pemkab Kuansing Keluarkan SK PPPK

Jumat, 08 Juli 2022 | 22:28 WIB Last Updated 2022-07-11T02:26:07Z

Ratusan guru honorer di Kuansing lakukan aksi damai.
 

Kuansing, Rakyatterkini.com - Ratusan guru honorer dari sejumlah SD dan SMP yang ada di Kuansing, mendatangi komplek perkantoran Pemkab Kuansing. Kedatangan mereka melakukan aksi damai untuk menuntut hak, yakni SK sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Dalam aksi yang dilakukan di Lapangan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kuansing, Sungai Jering, Teluk Kuantan, pada Jumat (8/7/2022) pagi itu, mereka mendesak Pemkab setempat agar segera menerbitkan SK tersebut.


Salah seorang peserta aksi berinisial KS,  ketika dikonfirmasi Rakyatterkini.com mengatakan, pemerintah kabupaten dinilai lambat menerbitkan SK. Ini terbukti ratusan guru lulus seleksi PPPK 2021 hingga kini masih menyandang status guru honorer, lantaran belum mendapatkan SK.


"Hari ini kami melakukan aksi karena benar-benar gak habis pikir. Kami seperti dipermainkan. Katanya SK sudah ditandatangani, tapi hingga kini belum juga diberikan. Ada apa ini, Pemda memperlambat pengangkatan kami?," ujarnya.


Wanita paruh baya sudah 24 tahun mengabdi sebagai guru honorer pada salah satu SMP di Kecamatan Kuantan Hilir ini, berharap Pemkab serius memikirkan nasib mereka dan SK PPPK ini dapat segera dibagikan. Supaya bisa menerima gaji sebagai PPPK, tidak lagi sebagai honorer. 


Sama halnya dengan KS, peserta aksi lainnya yang juga minta identitasnya di inisialkan W mengemukakan, hingga kini dirinya yang dinyatakan lulus PPPK sejak Oktober tahun lalu, belum memperoleh SK pengangkatan. Padahal nomor induk pegawai (NIP) sudah terbit.


"Sejak Januari kami belum terima gaji gara-gara SK belum keluar. Ini mengganggu finansial kami. Karenanya, kami mohon agar Pemkab Kuansing segera menerbitkan SK. Sebab, rata-rata kami yang lulus PPPK ini telah lama mengabdi sebagai tenaga pendidik honorer dengan upah rendah," keluhnya. (hen)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update